Piala Menpora: Gagalkan 4 Tendangan Penalti Persija, Aksi Ciamik Hilman Syah Dipantau Asisten Pelatih Timnas Indonesia

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto, memuji penampilan Hilman Syah. Kiper PSM Makassar itu bermain heroik pada semifinal Piala Menpora 2021.

Hilman Syah mampu menjaga keperawanan gawangnya dua kali dalam waktu normal ketika melawan Persija Jakarta pada partai empat besar Piala Menpora.

Penjaga gawang berusia 23 tahun itu juga tampil heroik pada adu tendangan penalti dengan menggagalkan empat eksekutor Persija pada leg kedua di Stadion Manahan, Solo, Minggu (18/4/2021). Hilman Syah berhasil mengamankan sepakan Marko Simic, Novri Setiawan, Riko Simanjuntak, dan Sandi Sute.

"Saya menonton dan memperhatikan semua pemain yang tampil baik dan berpotensi di Piala Menpora," kata Nova kepada Bola.com, Senin (19/4/2021).

"Satu di antara pemain yang tampil baik dan berpotensi di Piala Menpora adalah Hilman Syah. Dia bermain sangat baik ketika melawan Persija," jelas Nova.

3 Kali Clean Sheet

Setelah pertandingan, Hilman tak sanggup menyembunyikan kesedihannya. Ia menangis dan ditenangkan staf PSM untuk masuk ke ruang ganti. (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Setelah pertandingan, Hilman tak sanggup menyembunyikan kesedihannya. Ia menangis dan ditenangkan staf PSM untuk masuk ke ruang ganti. (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Namun, kehebatan Hilman Syah tidak dibarengi dengan performa rekan-rekannya di babak tos-tosan. Lima algojo PSM gagal mengeksekusi tugasnya sehingga kalah 3-4 dari Persija.

Bukan kali ini saja Hilman Syah tampil mengagumkan di adu penalti. Ketika PSM mengalahkan PSIS 4-2 pada perempat final Piala Menpora melalui babak tos-tosan, kiper berpostur 183 cm itu juga mampu menggagalkan dua eksekutor tim lawan.

Hilman Syah selalu bermain sebagai starter dalam enam pertandingan PSM di Piala Menpora. Kiper binaan tim berjulukan Pasukan Ramang itu hanya kebobolan tiga gol dan juga tiga kali membukukan clean sheet.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini