Piala Menpora: Hilman Syah, Benteng Tangguh PSM yang Meredam Keganasan Serangan Persija dan Bhayangkara Solo FC

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Sukses menahan imbang Bhayangkara FC pada matchday kedua Grup B Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (27/3/2021) membuat PSM Makassar hampir pasti lolos ke perempat final.

Tim Juku Eja hanya butuh hasil imbang atau kalah tidak lebih dari dua gol saat bersua Borneo FC pada laga terakhir Grup B (31/3/2021). Kalau ini terjadi, apa pun hasil partai Bhayangkara FC kontra Persija Jakarta tak memengaruhi langkah tim asuhan Syamsuddin Batola itu menembus delapan besar

Pencapaian positif PSM Makassar yang awalnya tak dijagokan pada ajang ini tidak lepas dari peran apik Hilmansyah di bawah mistar gawang Juku Eja.

Penampilan heroik kiper kelahiran Jeneponto 25 Mei 1997 itu terjadi ketika lini belakang PSM dibombardir Persija Jakarta, pada matchday pertama Grup B Piala Menpora (22/3/2021).

Keberaniannya memotong bola atas membuat striker Marko Simic mati kutu. Begitu pun ketika terjadi situasi bola mati, di mana deretan pemain berpostur tinggi besar yang dimiliki Persija seperti Simic, Dutra, Yann Motta, dan Marco Motta gagal menjebol gawang PSM. Persija akhirnya takluk dua gol tanpa balas.

Begitu pun saat PSM menahan Bhayangkara pada matchday pertama. Gawang Tim Juku Eja memang sempat dibobol Arthur Bonai pada awal babak pertama.

Namun, secara keseluruhan penampilan Hilman Syah bersama PSM Makassar terbilang apik untuk meredam serangan Bhayangkara yang bernafsu mencetak gol setelah kedudukan imbang 1-1.

Kelebihan Hilman

Logo PSM Makassar. (Bola.com/Dody Iryawan)
Logo PSM Makassar. (Bola.com/Dody Iryawan)

Pelatih kiper PSM Makassar, Budiman Buswir kepada Bola.com, Minggu (28/3/2021 mengungkapkan kelebihan Hilman adalah daya refleks, kejelian membaca permainan dan mental bertanding yang baik.

"Sebenarnya tiga kiper yang ada memiliki kualitas yang baik. Saya memilih Hilman karena dia lebih siap," kata Budiman.

Selain Hilman, PSM membawa dua kiper lainnya yakni Syaiful Syamsuddin dan Reza Arya Pratama. Bagi Hilman, Piala Menpora jadi ajang yang pas buatnya untuk unjuk kemampuan sekaligus membidik peluang jadi kiper utama PSM di Liga 1 2021.

Sejak bergabung di Tim Juku Eja pada 2017, Hilman berada di bawah bayang-bayang kiper yang pernah dimiliki PSM seperti Rivki Mokodompit, Sahar Ginanjar dan Miswar Saputra.

Nama Hilman sempat mencuat ketika masuk daftar panggil Timnas Indonesia U-22 yang dipersiapkan menghadapi Piala AFF U-22 pada 2019, setelah tampil apik bersama PSM pada tiga laga terakhir di Liga 1 2018. Sayang, ia kalah bersaing dengan nama familier seperti Nadeo Argawinata, Awan Setho dan Satria Tama.

Pujian Suporter

Suporter PSM Makassar saat pertandingan melawan Persija Jakarta pada laga Piala Indonesia 2019 di SUGBK, Jakarta, Minggu (21/7). Persija menang 1-0 atas PSM. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Suporter PSM Makassar saat pertandingan melawan Persija Jakarta pada laga Piala Indonesia 2019 di SUGBK, Jakarta, Minggu (21/7). Persija menang 1-0 atas PSM. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Aksi Hilman di Piala Menpora juga mendapat pujian dari kalangan suporter. Seperti dikatakan Daeng Uki, Panglima Laskar Ayam Jantan yang dikenal dekat dengannya.

"Penampilan Hilman di bawah mistar gawang mengubah pesimisme kami menjadi keyakinan bahwa PSM bisa bersaing di Piala Menpora 2021. Saya berharap penampilan Hilman tetap konsisten," ungkap Daeng Uki.

Di mata Daeng Uki, Hilman adalah pribadi yang low profile dan terbuka. Daeng Uki pernah berkunjung ke rumah Hilman di Kabupaten Jeneponto yang berjarak 100 km dari Makassar.

"Di sekitar rumahnya ada lapangan sepak bola. Orang tuanya yang berdagang sembako di Jeneponto sangat mendukung karier Hilman di sepak bola," terang Daeng Uki.

Daeng Uki pun berharap sudah saatnya Hilman menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang PSM pada Liga 1 2021 mendatang. Apalagi, selain memiliki kemampuan teknik yang lumayan, Hilman juga adalah putera daerah.

"Bukan hanya Hilman, kami dari suporter berharap PSM juga memberikan menit bermain kepada pemain lokal agar kemampuan mereka lebih terasah," pungkas Daeng Uki.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: