Piala Menpora: Kalah dari Persik, Penyakit Lama Madura United Kambuh

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bandung - Madura United gagal memetik kemenangan dalam pertandingan terakhir mereka di Grup C Piala Menpora 2021. Laskar Sape Kerap ditekuk 1-2 oleh Persik Kediri di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (3/4/2021) sore.

Madura United sebenarnya mampu unggul dulu lewat gol Beto Goncalves yang dicetak dari titik putih di menit ke-51. Namun, Persik Kediri berhasil comeback dengan membalas dua gol berkat Andri Ibo (71’) dan Antoni Nugroho (79’).

Di babak pertama, Madura United kembali menggunakan formasi 3-5-2. Dengan menggunakan tiga bek, mereka malah mendapat banyak serangan dari Persik. Formasi ini terlihat belum efektif dimainkan.

“Kami mengawali babak pertama dengan permainan yang terlalu terburu-buru. Ada beberapa situasi yang lebih tenang, tapi kami kehilangan bola. Ada tiga peluang di sana sepertinya, tapi kami tidak mampu menghasilkan gol,” kata Rahmad Darmawan, pelatih Madura United.

“Babak kedua saya mengubah dengan bermain lebih ofensif. Saya memakai formasi dengan 4-3-3, dan kemudian kami mulai mampu menguasai permainan di 20 menit awal. Kami membuat satu gol, tapi lawan melakukan kontra strategi,” imbuhnya.

Perubahan formasi yang dilakukan oleh Madura United diikuti oleh Persik di babak kedua. Persik sempat memainkan 3-4-3 di babak pertama. Namun, mereka mengubahnya menjadi 4-4-1-1 setelah kebobolan gol Beto.

Apresiasi

Bek Persik Kediri, Moh. Al Amin Syukur Fisabillah (tengah) menghalau bola di udara saat melawan Madura United dalam laga Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (3/4/2021). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Bek Persik Kediri, Moh. Al Amin Syukur Fisabillah (tengah) menghalau bola di udara saat melawan Madura United dalam laga Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (3/4/2021). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Keputusan yang diambil oleh pelatih Persik, Joko Susilo, membuahkan hasil. Macan Putih mendapat penalti yang dicetak Andri Ibo. Formasi itu pula yang membuat mereka mencetak gol penentu kemenangan.

Madura United sebenarnya harus memenangi pertandingan ini agar peluang lolos ke fase gugur masih terbuka lebar. Tapi apa daya, RD, sapaan Rahmad Darmawan, harus melakukan rotasi karena pemainnya dalam kondisi kelelahan akibat jadwal padat.

“Hari ini kami wajib menang di awal sebelum mulai pertandingan. Itulah yang mendasari saya untuk melakukan beberapa rotasi di beberapa posisi, yang menurut saya pemain butuh recovery. Secara keseluruhan, banyak sekali peluang-peluang yang kami dapatkan,” ucap RD.

RD masih menyoroti masalah penyelesaian akhir buruk yang dimiliki oleh pemainnya. Ini sebenarnya penyakit lama, namun tak segera berakhir. Kendati demikian, RD tetap mengirim apresiasi atas perjuangan anak asuhnya.

“Sekali lagi, problem kami adalah penyelesaian akhir. Apapun itu, ini adalah hasil yang harus saya hadapi. Saya berterima kasih kepada pemain yang berusaha menerjemahkan apa yang saya inginkan di dalam pertandingan Piala Menpora ini,” tuturnya.

Evaluasi

Gelandang Persik Kediri, Mohammad Jordan Zamorano (tengah) menghalau laju striker Madura United, Bayu Gatra (kiri) dalam laga GrC dalam laga matchday ke-3 Grup B Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (31/3/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Gelandang Persik Kediri, Mohammad Jordan Zamorano (tengah) menghalau laju striker Madura United, Bayu Gatra (kiri) dalam laga GrC dalam laga matchday ke-3 Grup B Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (31/3/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bek muda Madura United, Kadek Raditya Maheswara, menyatakan bakal melakukan evaluasi terhadap permainan tim bersama rekan-rekannya.

“Di pertandingan ini kami berharap menang karena harus menang. Tapi, hasil dari Tuhan berkata lain, kami sudah unggul tapi kena comeback. Kami evaluasi lagi ke depannya bagaimana. Kami pemain bekerja lagi berharap di iga bisa memberi hasil lebih baik lagi,” ucap Raditya.

Madura United kini hanya mengoleksi empat poin dari empat pertandingan. Mereka masih berpeluang lolos, tapi itu bergantung pada hasil pertandingan lain dengan situasi semua tim di Grup C juga masih punya kans melaju ke perempat final.

Video