Piala Menpora: Persija Berselebrasi bak Juara, Girang Lolos dan Singkirkan Bhayangkara Solo FC

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Malang - Persija Jakarta lolos dari lubang jarum di penyisihan Grup B Piala Menpora 2021. Pada laga terakhir Rabu (31/3/2021), Macan Kemayoran berhasil menang atas Bhayangkara Solo FC 2-1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Kemenangan ini jadi kesuksesan besar. Bhayangkara Solo FC merupakan favorit juara di turnamen pramusim ini. Dari sisi peluang, Bhayangkara sebenarnya hanya butuh imbang untuk lolos.

Tapi, Persija Jakarta membalikkan prediksi banyak orang. Kemenangan itu membuat Persija jadi juara Grup B dengan 6 poin. Sementara Bhayangkara finis di posisi ketiga dengan 4 poin. Selepas pertandingan, pemain Persija berselebrasi layaknya jadi juara Piala Menpora.

Mulai dari lapangan mereka berpelukan satu sama lain. Teriakan bahagia juga sampai ke ruang ganti. Riuhnya ruang ganti Persija sampai terdengar di lorong utama Stadion Kanjuruhan.

Persija kalah di pertandingan pertama lawan PSM Makassar. Namun mereka membayarnya dengan dua kemenangan beruntun.

“Kami bersyukur dengan kemenangan ini. Karena laga ini tidak ringan. Kami melawan Bhayangkara, favorit juara. Alhamdulillah pemain berjuang dengan semangat tinggi dan berhasil menang,” jelas pelatih Persija Jakarta, Sudirman.

Pertandingan Berlangsung Dramatis

Gelandang Persija Jakarta, Ramdani Lestaluhu, mendapatkan pengawalan dari gelandang Bhayangkara Solo FC, TC Ichsan.  (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Gelandang Persija Jakarta, Ramdani Lestaluhu, mendapatkan pengawalan dari gelandang Bhayangkara Solo FC, TC Ichsan. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Jalannya pertandingan juga bisa dibilang dramatis. Bhayangkara unggul lebih dulu lewat tandukan Ezzechiel Ndouassel di menit ke-27. Tapi gol itu tak membuat Persija down.

Sebaliknya, mereka tampil lebih ngotot. Terutama di babak kedua. Tendangan bebas yang jadi senjata Macan Kemayoran, julukan Persija sukses menyamakan kedudukan di menit 53. Osvaldo Haay berhasil menyarangkan bola dengan kepalanya setelah menerima tendangan bebas Riko Simanjuntak.

Selanjutnya, pada menit ke-79,Marc Klok membuat jala Bhayangkara kembali bergetar. Tendangan jarak jauhnya tak bisa diantisipasi kiper Bhayangkara, Indra Adi Nugraha. Gol itu berbau spekulasi dan keberuntungan.

“Kami bersyukur meski kalah di lini tengah, tapi fighting spirit pemain tak kalah,” tegas Sudirman.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini