Piala Menpora: Takluk dari Barito Putera, Arema FC Menerima Kejamnya Sepak Bola

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Solo - Arema FC gagal meraih poin dalam matchday kedua Grup A Piala Menpora 2021, Kamis (25/3/2021). Tim besutan Kuncoro itu menelan kekalahan 1-2 dari Barito Putera di Stadion Manahan Solo.

Arema FC tertinggal dua gol terlebih dulu lewat aksi Alief Jaelani dan Beni Oktovianto pada babak pertama. Tim berjulukan Singo Edan itu hanya bisa membalas lewat satu gol Feby Eka Putra.

Kekalahan ini membuat Arema FC tampak lesu. Peluang mereka lolos ke babak selanjutnya makin tipis. Dari dua pertandingan yang sudah dijalani, Singo Edan hanya mengemas satu poin.

Dalam laga terakhir, Arema FC masih harus menghadapi pimpinan klasemen sementara Grup A Piala Menpora, PSIS Semarang. Satu hal yang kini disesali, kekalahan dari Barito Putera sebenarnya tidak perlu terjadi.

Mereka memiliki segudang peluang emas dalam laga tersebut. Sayang, lagi-lagi banyak yang terbuang, termasuk penalti yang didapatkan pada pengujung pertandingan. Eksekusi Bruno Smith masih bisa digagalkan oleh kiper Barito Putera, Muhammad Riyandi.

"Inilah sepak bola. Banyak peluang sampai mendapatkan penalti, tapi tidak bisa gol. Mau bagaimana lagi, ya harus kami terima," ujar pelatih sementara Arema FC, Kuncoro.

Masalah yang Sama

Gelandang Barito Putera, Luthfi Kamal, melakukan penjagaan terhadap pemain Arema dalam laga Piala Menpora 2021. (Bola.com/Arief Bagus)
Gelandang Barito Putera, Luthfi Kamal, melakukan penjagaan terhadap pemain Arema dalam laga Piala Menpora 2021. (Bola.com/Arief Bagus)

Persoalan yang dihadapi Arema FC masih sama seperti laga pertama mereka di Piala Menpora 2021, ketika menghadapi Persikabo 1973. Lini belakang Singo Edan kerap kecolongan dan banyak membuang peluang di lini depan.

Untuk sektor belakang, Arema FC memainkan Sandy Ferizal dan Caio Ruan sejak menit awal. Tapi, pertandingan Arema FC masih beberapa kali ditembus lawan.

Sementara di lini depan, sepertinya mereka kehilangan insting gol. Dedik Setiawan sempat mendapatkan peluang emas pada babak kedua ketika berhadapan dengan kiper. Tapi, bola sontekannya melebar.

Begitu juga dengan peluang lain dari Feby Eka yang tembakannya melambung. Sementara untuk fisik dan kerja sama tim, Arema FC sudah lebih baik dalam pertandingan tadi.

"Kalau dari segi permainan, sudah sama-sama bagus pada pertandingan tadi," ujar Kuncoro.

Bisa dibilang Arema FC menguasai pertandingan dan punya lebih banyak peluang. Tapi, soal efektivitas, Barito Putera lebih baik. Ditambah lagi pemain Arema mulai terpancing emosinya pada pengujung pertandingan. Kapten tim Ahmad Alfarizi harus diganjar kartu merah.

"Ada kalanya ketika fisik sudah habis, emosi yang keluar," ujar pelatih sementara Arema, Kuncoro.

Video