Piala Presiden 2022: Hasil Cek Lemak Madura United Tinggal Sisakan 1 Kasus yang Kegemukan

Bola.com, Jakarta - Asisten pelatih Madura United, Osvaldo Lessa, merasa puas dengan peningkatan fisik Slamet Nurcahyono dkk. sepanjang perhelatan Piala Presiden 2022.

Pelan tapi pasti, kondisi kebugaran pemain klub berjulukan Laskar Sape Kerrap terus membaik.

Pria asal Brasil itu menyebut hal tersebut tak lepas dari semakin idealnya fisik para pemain Madura United. Setelah menjalani liburan di jeda kompetisi, beberapa nama memang terlihat lebih gembul dari biasanya.

"Waktu kami pertama kali cek lemak pemain, ada beberapa pemain sedikit di atas biasanya untuk pemain bola. Tetapi kemarin saya cek lagi, sudah tidak ada. Cuma ada satu kasus masih ada sedikit di atas normal untuk pemain sepak bola," ungkapnya.

Kondisi Baik

Pelatih anyar Madura United, Fabio Lefundes. (Aditya Wani/Bola.com)
Pelatih anyar Madura United, Fabio Lefundes. (Aditya Wani/Bola.com)

Selain itu, beberapa pemain yang terlambat datang seperti Alberto Goncalves dan Hugo Gomes dos Santos Silva 'Jaja' juga cukup memengaruhi tim secara keseluruhan. Tetapi kondisi keduanya kini telah setara dengan rekan-rekannya.

"Semua (lemak tubuh pemain) sudah turun sekarang. Kondisi fisik pemain tim Madura United sudah naik, sudah bagus. Kemarin karena masih ada berapa pemain terlambat datang. Tetapi sekarang sudah cukup, mungkin 80-90% kita sudah dapat," jelasnya.

Jadwal pertandingan Piala Presiden 2022 yang cukup rapat membuat setiap pelatih harus berhitung dengan cermat dalam menerapkan program latihan.

Manfaatkan Jeda

Striker Madura United, Beto Goncalves (kanan) menggiring  bola saat melawan Persebaya Surabaya dalam laga matchday ke-2 Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (28/3/2021). Madura United kalah 1-2 dari Persebaya. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Striker Madura United, Beto Goncalves (kanan) menggiring bola saat melawan Persebaya Surabaya dalam laga matchday ke-2 Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (28/3/2021). Madura United kalah 1-2 dari Persebaya. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Dengan waktu persiapan yang minim, cedera bakal terus mengintai. Untuk itu, Madura United memanfaatkan betul waktu istirahat setelah menjalani dua laga awal di Grup B.

Mereka berusaha mengendurkan tekanan kepada otot-otot pemain dengan menjalani program latihan yang terbilang ringan.

"Sudah dua kali kami bermain, sekarang tidak ada pertandingan. Jadi kami turunkan intensitas. Lebih banyak main ball possession. Banyak situasi pertandingan tetapi intensitas harus turun. Kami fokus hal itu hari ini," ungkapnya.

Perbanyak Latihan Transisi Permainan

Madura United Logo (Bola.com/Adreanus Titus)
Madura United Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Selain penekanan terhadap penguasaan bola, Madura United juga terus mengasah transisi permainan. Baik transisi positif (bertahan-menyerang) dan transisi negatif (menyerang-bertahan) tetap dimasukkan dalam program latihan.

"Kontrol permainan, transisi-transisi banyak di pemanasan karena penting untuk kami selalu latihan transisi. Itu ada banyak kali di pertandingan, kami harus siap," jelasnya.

"Dapat posisi bagus dan transisi cepat, pemain harus siap untuk jawab kalau ada situasi ini. Semua pertandingan ada, harus siap untuk itu," tandas eks pelatih Persipura Jayapura tersebut.

Jejak Musim Lalu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel