Piala Presiden 2022: Lini Depan Masih Mandul, Ini Pembelaan Pelatih Arema

Bola.com, Semarang - Arema FC masih bermasalah dengan produktifitas gol di Piala Presiden 2022. Berstatus sebagai tuan rumah, tim besutan Eduardo Almeida ini baru mencetak satu gol dalam dua pertandingan. Itupun lewat tendangan penalti saat menang lawan Persik Kediri.

Padahal mereka selalu dapat dukungan penuh dari Aremania di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Ini membuat lini depan Arema jadi sorotan. Hanis Saghara dan Dedik Setiawan yang bergantian dipasang sebagai target man tak kunjung mencetak gol.

Padahal keduanya merupakan striker yang sempat membela Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2020 lalu. Secara kualitas, harusnya mereka tak perlu diragukan lagi.

 

 

Pembelaan Eduardo Almeida

Penyerang Arema FC, Dedik Setiawan, berselebrasi setelah menjebol gawang RANS Nusantara FC dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (7/6/2022) malam WIB. Arema FC menang 4-0 dalam laga itu. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Penyerang Arema FC, Dedik Setiawan, berselebrasi setelah menjebol gawang RANS Nusantara FC dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (7/6/2022) malam WIB. Arema FC menang 4-0 dalam laga itu. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Namun sang pelatih memberikan pembelaan. Baginya, minimnya gol bukan semata-mata karena buruknya kinerja pemain depan.

"Sebenarnya ini bukan hanya masalah striker. Tapi tim secara keseluruhan. Bagaimana mereka harus bekerjasama menciptakan peluang dan gol. Seperti saat tim kebobolan, itu bukan hanya kesalahan kiper. Tapi keseluruhan. Begitu juga saat sulit mencetak gol,” jelasnya.

Sebenarnya, Hanis dan Dedik sempat dapat peluang emas mencetak gol saat melawan PSM Makassar dan Persik Kediri. Namun mereka tidak beruntung.

Eksekusinya belum ada yang menemui sasaran. Wajar jika suporter, Aremania tak puas dengan komposisi pemain depan saat ini. Sehingga mereka berharap striker asing segera bisa didatangkan.

 

 

 

 

 

Striker Asing

Namun, striker asing ini baru bisa diresmikan pada 1 Juli mendatang. Sehingga saat laga terakhir Grup D Piala Presiden 2022 lawan Persikabo, Minggu (19/6/2022), Dedik dan Hanis masih jadi andalan di lini depan.

Almeida berharap lini tengah dan belakang bisa memberikan suplai bola lebih baik. Tak jarang, Dedik maupun Hanis dapat bola-bola yang cukup sulit untuk mencetak gol. Sehingga energi mereka harus terkuras untuk memburu bola.

 

 

Lini Tengah dan Sayap Jadi Solusi

Eduardo Almeida memberi semangat kepada pemain Arema saat lawan PSM di Piala Presidren 2022. (Iwan Setiawan/Bola.com)
Eduardo Almeida memberi semangat kepada pemain Arema saat lawan PSM di Piala Presidren 2022. (Iwan Setiawan/Bola.com)

Ketika lini depan sulit mencetak gol, Almeida sudah mengantisipasinya dengan menyiapkan pemain gelandang dan sayap yang punya akurasi shooting bagus. Seperti Gian Zola, Irsyad Maulana hingga Rizky Dwi Febrianto.

Zola nyaris mencetak gol saat lawan PSM. Tapi tendangannya masih membentur tiang gawang. Sedangkan Rizky beberapa kali melakukan shooting lawan Persik.

Namun bola masih sering melebar. Sedangkan Irsyad yang baru main lawan Persik mencetak gol lewat tendangan penalti.

Tengok Posisi Tim Favoritmu

 

 

 

View this post on Instagram

A post shared by Bola.com (@bolacomid)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel