Picu Kontroversi, Kylian Mbappe Mengaku Lebih Nyaman di Timnas Prancis Ketimbang PSG

Bola.com, Paris - Kylian Mbappe kembali menimbulkan kontroversi. Kali ini, Mbappe mengaku lebih nyaman bermain di Timnas Prancis ketimbang Paris Saint-Germain.

Striker berusia 23 tahun tersebut bermain sejak menit awal ketika Les Blues bersua Austria pada laga lanjutan Grup 1 UEFA Nations League A di Stade de France, Paris, Jumat (23/9/2022) dini hari WIB.

Kylian Mbappe berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-56. Timnas Prancis pun menyudahi laga dengan kemenangan 2-0, setelah Olivier Giroud turut mencetak gol menit ke-65.

Tambahan tiga poin berhasil mengangkat Les Blues dari dasar Grup 1 UEFA Nations League A dengan nilai lima. Namun, Timnas Prancis belum pasti aman dari degradasi, kecuali berhasil menang lagi pada pertandingan terakhir kontra Denmark, 26 September.

 

Lebih Bebas

Tak ada gol tambahan yang tercipta dari kedua tim di sisa laga. Skor 2-0 untuk kemenangan Prancis pun menjadi hasil akhir dari pertandingan ini. (AFP/Franck Fife)
Tak ada gol tambahan yang tercipta dari kedua tim di sisa laga. Skor 2-0 untuk kemenangan Prancis pun menjadi hasil akhir dari pertandingan ini. (AFP/Franck Fife)

Kylian Mbappe menuturkan pada akhir pertandingan diberi kebebasan lebih oleh Didier Deschamps di Timnas Prancis. Saking bebasnya, Mbappe bahkan bilang jika dirinya bisa saja pergi ke luar angkasa.

"Saya memiliki kebebasan ketika berada di Timnas Prancis. Saya bisa jalan-jalan, pergi ke luar angkasa, dan meminta balon," ujarnya kepada Les Parisiens.

"Di Paris berbeda, tidak ada kebebasan itu. Saya hanya disuruh untuk menjadi pivot di pertandingan."

 

Ada Tandem

Prancis tetap sabar untuk berusaha membongkar pertahanan Austria. Hasilnya pun baru didapat pada menit ke-56 kala Mbappe sukses mencetak gol pemecah kebuntuan. (AFP/Franck Fife)
Prancis tetap sabar untuk berusaha membongkar pertahanan Austria. Hasilnya pun baru didapat pada menit ke-56 kala Mbappe sukses mencetak gol pemecah kebuntuan. (AFP/Franck Fife)

Hal yang membuat Kylian Mbappe merasa bebas karena adanya tandem yang berbeda darinya. Dalam hal ini adalah Giroud. Penyerang berusia 35 tahun itu bisa memerankan pivot bagi Mbappe.

"Saya diminta untuk melakukan hal-hal yang berbeda di Timnas Prancis. Sementara itu kalau di klub permintaan ini tidak ada," ujarnya.

"Saya memiliki lebih banyak kebebasan di sini karena pelatih tahu ada nomor 9 seperti Olivier Giroud. Dia bisa jadi pivot, sedangkan di PSG saya yang diminta jadi pivot," lanjutnya.

 

Beda Sistem

Pemain PSG, Lionel Messi (kanan), berselebrasi dengan rekan setimnya, Kylian Mbappe, pada laga matchday kedua Liga Champions 2022/2023, Kamis (15/9/2022) dini hari WIB. (AFP/Jack Guez)
Pemain PSG, Lionel Messi (kanan), berselebrasi dengan rekan setimnya, Kylian Mbappe, pada laga matchday kedua Liga Champions 2022/2023, Kamis (15/9/2022) dini hari WIB. (AFP/Jack Guez)

Pada pertandingan ini, Timnas Prancis turun dengan formasi 3-4-3. Antoine Griezmann lebih banyak bermain sebagai pemain nomor 10, sehingga terlihat seperti 3-4-1-2.

Di depan, Mbappe bertandem dengan Giroud. Berkat duet ini lah, Mbappe lebih nyaman bermain. Striker AC Milan itu juga bisa mengeksplor kekuatan terbaiknya dengan mencetak satu gol dan satu assist.

Adapun di PSG, Kylian Mbappe seringnya bermain di posisi ujung tombak dalam formasi 3-4-2-1. Dia sendirian di depan dan Lionel Messi dan Neymar seringnya mengapit dari ruang yang lebih belakang.

Sumber: Les Parisiens

Disadur dari: Bola.net (Abdi Rafi Akmal/Published: 23/09/2022)