Nicholas Sean Bantah Lakukan Penganiayaan Terhadap Ayu Thalia

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Nicholas Sean, putra sulung mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dipolisikan oleh selebgram Ayu Thalia alias Thata Anma.

Pria 22 tahun itu diduga melakukan penganiayaan kepada pesohor Instagram dengan 50 ribuan pengikut.

Terkait masalah tersebut, Nicholas Sean melalui pengacaranya Ahmad Ramzy membantah tudingan Ayu Thalia. Bahwasanya ia tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan Ayu Thalia.

"Sean sudah saya konfirmasi menyatakan bahwa hal itu tidak benar. Tidak ada penganiayaan atau mendorong perempuan tersebut." kata Ahmad Ramzy di temui di Polda Metro Jaya, Selasa (31/8/2021).

Kenal

Thata Anma (Sumber: Instagram/thata_anma)
Thata Anma (Sumber: Instagram/thata_anma)

Nicholas Sean mengenal sosok Ayu Thalia. Tapi terkait tuduhan penganiayan, hal itu dibantah mentah-mentah oleh Nicholas Sean.

"Ada pertemuan di mobil di showroom, dari ngobrol itu Sean menyuruh Ayu keluar mobil, cuma itu yang diketahui Sean, tidak ada penganiayaan" ujarnya.

Kejadian

Selebgram Thata Anma dikabarkan mengalami tindak penganiayaan. (Foto: Instagram @thata_anma)
Selebgram Thata Anma dikabarkan mengalami tindak penganiayaan. (Foto: Instagram @thata_anma)

Diketahui Ayu Thalia mengalami peristiwa penganiayaan di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara pada 27 Agustus 2021. Saat itu Ayu diminta Nicholas Sean untuk masuk ke dalam mobilnya. Di situlah, Ayu Thalia mendapat perlakuan tak baik.

"Dan saya menghampiri pelaku yang kemudian pada saat mengobrol di dalam mobil pelaku sakit hati dan pelaku mengatakan tidak mau bertemu dengan saya lagi yang kemudian pelaku mendorong saya dari dalam mobil hingga saya terjatuh dan saya terluka," jelas Ayu dalam surat laporannya.

Luka

Unggahan selebgram Thata Anma. (Foto: Instagram @thata_anma)
Unggahan selebgram Thata Anma. (Foto: Instagram @thata_anma)

Di tengah ramainya pemberitaan ini, Ayu Thalia memperlihatkan foto bekas luka di kaki melalui Instagram Storiesnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel