Pikiran Mempengaruhi Intelektualitas

Syahdan Nurdin, LAPO

VIVA – Akal seseorang bekerja sesuai arahan. Pikiran apa pun yang sedang dipikirkan seseorang akan diterima oleh  akal dan ia bekerja ke arah pikiran itu. Ia akan mencari ruang memori setiap file data yang dapat membantu dan mendukung kita ke arah itu dan membuat kita berhasil mewujudkannya, baik positif maupun negatif.

Apapun yang Anda pikirkan akan menjadi arah bagi akal. Sebisa mungkin akal akan bekerja dan mewujudkan pikiran kita. Patut kita ketahui bahwa apapun yang kita pikirkan otak akan langsung menangkap sinyap informasi saat itu juga.

Dalam bidang kesehatan misalnya, jika kita terus memikirkan kesehatan yang membaik dan berat badan yang ideal yang dihubungkan dengan kebahagiaan, maka akal akan fokus untuk mewujudkan itu. Dengan usaha dan kesabaran, seseorang bisa mewujudkan mimpi-mimpinya.

Jika seorang siswa berpikir takut menghadapi ujian dan mendapat nilai tidak memuaskan, akal akan membantunya menjauhi sumber yang dianggap membahayakan prestasinya. Akibatnya, rasa cemas dan perasaan negatif yang lain semakin kuat. Bahkan, ada beberapa siswa yang tidak berani masuk ruang ujian karena rasa takut yang terlalu mencekam.

Sebaliknya siswa berpikiran positif, yakin akan akan mampu menghadapi ujian. Hari-hari sebelumnya dia akan belajar keras untuk persiapan menghadapi soal-soal ujian. Ketika masuk ruang ujian akan tetap tenang dan optimis. Hasilnya pun Insya Allah akan maksimal.

Maka berhati-hatilah dengan pikiran karena akan sangat berpengaruh terhadap hidup kita. Pikiran negatif akan cenderung membuat hal-hal negatif datang kepada kita. Begitu juga sebaliknya.