Pilgub Jateng, PDIP Yakin Menangkan Ganjar Pranowo

TEMPO.CO, Semarang - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah yakin bisa memenangkan pasangan Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko dalam pemilihan Gubernur Jawa Tengah 26 Mei mendatang.

Alasannya, PDIP punya 17 Kepala Daerah dan 24 ketua badan legislatif di Jawa Tengah. »Itu modal kami, belum lagi ada 243 anggota fraksi PDIP di daerah dan 23 di DPRD Jateng,” ujar  Bendahara Umum PDIP Jawa Tengah, Rukma Setiabudi, Senin 8 April 2013.

Menurut Rukma, kekuatan di jajaran birokrasi itu akan bertambah oleh pengaruh Ganjar Pranowo yang telah membentuk relawan yang bekerja di luar struktur partai dengan sistem dari pintu ke pintu. »Basis massa PDIP di Jawa Tengah cukup kuat,” katanya. Hal ini, kata Rukma, yang akan membedakan perolehan suara PDIP di Jateng dibandingkan Pilkada Jawa Barat. »Jabar dan Jateng beda, Jabar lebih hijau Jateng lebih merah.”

Dia mengatakan, PDIP Jateng akan mengerahkan kekuatan massa besar saat deklarasi pencalonan pasangan  Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmoko di Surakarta pada 14 April 2013 mendatang. Pada acara itu, PDIP akan menghadirkan Ketua Umum DPP Megawati Soekarnoputri. Massa yang siap hadir diprediksi mencapai 50 ribu kader.  Rukma memprediksi Ganjar akan menang dengan perolehan suara lebih dari 40 persen.

 

EDI FAISOL

Berita Terpopuler:

3 Fakta Kapolda DIY Kontak Pangdam Sebelum Insiden 

SBY Keseleo Lidah, Mencoreng Jadi Menggoreng

Polisi Endus Penyerang Cebongan dari Ponsel?

Pangdam Diponegoro Serahkan Jabatan Besok 

Pilkada Palembang, Romi - Harno Unggul Sementara

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.