Pilih Nyaleg, Wakil Bupati Jember Berencana Mundur  

TEMPO.CO, Jember - Wakil Bupati Jember, Kusen Andalas, berencana mundur dari kursinya. Di forum peringatan Hari Ulang Tahun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ke-44, Kusen menyatakan hendak mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dalam pemilu legislatif 2014 nanti.

"Saya sudah mengikuti proses penjaringan bakal caleg DPR RI. Sekarang tinggal menunggu persetujuan masuk daftar calon tetap dari DPP PDI Perjuangan," ujar dia seusai acara HUT PDIP, di Lapangan Desa Slawu, Kecamatan Patrang, Jember, Senin, 18 Maret 2013.

Kusen mengatakan pilihannya menjadi calon legislator di Senayan sudah mendapat dukungan dari keluarga, kader, dan pengurus PDIP Jember. Setelah ditetapkan sebagai salah seorang calon dalam daftar calon, Kusen mengaku siap menanggalkan jabatan Wakil Bupati Jember. "Sekarang tergantung DPP. Kalau diizinkan saya akan maju, kalau tidak ya saya ikuti," katanya.

Anggota KPU Jember, Hanan Kukuh Ratmono, mengatakan pendaftaran calon anggota DPR, DPRD provinsi dan kabupaten/kota dimulai 9-15 April 2013. Setelah itu, dimulai penetapan daftar calon sementara (DCS) 12-25 Juli 2013. Jika Kusen serius, maka dia harus mengundurkan diri satu bulan sebelum nama-nama DCS diumumkan. "Sesuai Pasal 5 PP tersebut, pengunduran diri gubernur, bupati/wali kota, dan para wakilnya, serta anggota TNI, Polri dan PNS tidak dapat ditarik kembali," kata Hanan.

Karier politik Kusen terbilang sukses. Pada pemilu legislatif tahun 1999 dia terpilih sebagai anggota DPRD Jember. Pemilu berikutnya tahun 2004, Kusen kembali terpilih hingga naik menjadi Wakil Ketua DPRD.

Baru setahun menjadi Wakil Ketua DPRD Jember, dia mencalonkan diri menjadi Wakil Bupati Jember bersama MZA Djalal dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jember 2005-2010. Pilihan tersebut berbuah manis dengan kemenangan telak mengalahkan calon inkumben Samsul Hadi-Baharuddin Nur. Pasangan Djalal-Kusen kembali memenangi Pilkada Jember periode 2010-2015.

MAHBUB DJUNAIDY

Baca juga

EDISI KHUSUS: Hercules dan Premanisme

Kontroversi Densus

KPK Sita Aset Djoko Susilo di Bali 

Populer di Survei Cawapres, Ini Kata Jokowi

Golkar Belum Mau Lirik Jokowi Sebagai Cawapres 

Kecil Kemungkinan Jokowi Nyapres Lewat PDIP

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.