Pilkada Bali Memanas, Baliho Dibakar  

TEMPO.CO, Denpasar - Suasana menjelang pemilihan Gubernur Bali kian tegang. Bahkan kini terjadi perusakan baliho milik bakal pasangan calon Gubernur Bali, Anak Agung Ngurah Puspayoga dan Dewa Nyoman Sukrawan (PAS).

Sampai Senin siang, 18 Februari 2013, belum diketahui siapa pelaku pembakaran yang terjadi di Jalan Drupadi, Renon, Denpasar, itu. "Kami sudah menerima laporan adanya baliho bergambar pasangan cagub-cawagub PDI Perjuangan dibakar," kata anggota pemenangan Tim Advokasi PDI Perjuangan Bali untuk PAS, Nyoman Sudiantara, saat dihubungi Tempo.

Lokasi kejadian tak jauh dari kantor Panwaslu Bali. Peristiwa itu diduga dilakukan pada Minggu malam, 17 Februari 2013. Begitu menerima laporan, Tim Advokasi PDI Perjuangan langsung mengeluarkan imbauan agar pendukung PAS yang diusung PDI Perjuangan tidak terpancing atau terprovokasi. "Peristiwa itu masih dikaji dan dianalisis oleh tim advokat PAS. Jika nantinya ditemukan adanya bukti awal yang cukup dari aspek yuridis dan hukum, kami akan melakukan upaya hukum," kata Sudiantra.

Meski menyesalkan insiden tersebut, Sudiantra mengatakan, pihaknya tetap berhati-hati menyikapi peristiwa tersebut dan tetap berpijak pada koridor hukum. Dia juga mengaku belum mengetahui motif di balik pembakaran baliho bergambar Paket PAS, yang akan bertarung pada pemilihan Gubernur Bali 15 Mei 2013 mendatang. PAS akan berkompetisi dengan Gubernur Bali saat ini, Made Mangku Pastika, yang berpasangan dengan Ketut Sudikerta.

ROFIQI HASAN

Berita terpopuler:

Bikin Kisruh, Megawati Pecat Peni Suparto

Ini Bukti Anas Tidak Mencicil Toyota Harrier

Ahok Nilai Jokowi Kurang Galak

Ahok Ajarkan Dobrak Pintu Rusun Marunda

Anas, Harrier dan Perhitungan Penguasa Langit

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.