Pilkada Masih Lama, PKS-Demokrat Jajaki Koaliasi di Pilgub Banten

·Bacaan 1 menit

VIVA – Meski pilkada masih tiga tahun lagi, PKS dan Partai Demokrat mulai menjajaki koalisi Pilgub Banten 2024 mendatang. Kedua belah pihak bertemu di kantor DPD Demokrat Banten Rabu, 26 Mei 2021.

Keduanya hingga kini masih berkoalisi mengusung Wahidin Halim-Andhika Hazrumy dalam Pilgub Banten 2017 silam.

"Mungkin saja koalisi yang sudah dibangun dengan Demokrat di periode kemarin, bisa kita bangun lagi di 2024," kata Ketua DPW PKS Banten, Gembong R Sumedi di kantor DPD Demokrat Banten, Rabu, 26 Mei 2021.

PKS mengakui tidak bisa sendiri membangun Banten. Kedua partai itu diakui Gembong karena itu tengah menyamakan persepsi untuk memajukan Banten di periode selanjutnya.

"Obrolan ringan saja seputar Banten, yang kita bahas bagaimana memajukan Banten ke depan," ujarnya.

Sementara Bupati Lebak Iti Octavia dari Partai Demokrat mengaku belum berpikir maju dalam perhelatan Pilgub Banten 2024 mendatang. Dia memiliki fokus menyelesaikan periode keduanya di Kabupaten Lebak.

Namun kata dia jika partai Demokrat memerintahkan dan masyarakat menghendaki Iti Octavia maju, dia akan mengikutinya.

"Saya juga harus menuntaskan dua tahun lagi di Lebak. Politik itu dinamis, itu bisa saja terjadi tapi sampai saat ini saya belum ada niatan kesana (ikut pilgub). Saya mau menuntaskan dulu amanah masyarakat Lebak di Kabupaten Lebak," kata Ketua DPD Demokrat Banten Iti Octavia Jayabaya di tempat yang sama.

Wanita berkacamata ini menceritakan obrolan dengan PKS yang berlangsung sekitar dua jam itu membahas tentang memajukan Banten kedepan dan menyamakan persepsi politik antar partai. Namun belum menentukan pasangan calon gubernur yang akan di usung.

"Semoga dalam silaturahim kebangsaan melahirkan hal-hal baik buat Banten. Terkait juga isu-isu peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel