Pilot Yeti Airlines yang Jatuh di Nepal Bernasib Sama dengan Suaminya 2006 Silam

Merdeka.com - Merdeka.com - Kopilot Yeti Airlines yang jatuh di Nepal pada Minggu merupakan janda seorang pilot yang bekerja pada maskapai yang sama, yang juga tewas dalam kecelakaan pesawat 16 tahun lalu.

Pada 2010, Anju Khatiwada bergabung dengan Yeti Airlines, mengikuti jejak suaminya, Dipak Pokhrel. Pokhrel tewas ketika pesawat kecil yang dia terbangkan jatuh beberapa menit sebelum mendarat, dikutip dari The Guardian, Selasa (17/1).

Anju Khatiwada merupakan kopilot yang menerbangkan pesawat Yeti Airlines dari Kathmandu pada Minggu. Pesawat itu jatuh beberapa detik sebelum mendarat di bandara kota Pokhara, menewaskan seluruh penumpang dan kru yang berjumlah 72 orang. Ini merupakan kecelakaan pesawat paling mematikan di Nepal dalam tiga puluh tahun terakhir.

"Suaminya, Dipak Pokhrel, tewas pada 2006 dalam kecelakaan pesawat Twin Otter Yeti Airlines di Jumla," jelas juru bicara Yeti Airlines, Sudarshan Bartaula kepada Reuters.

"Dia mengikuti pelatihan pilot dengan uang yang dia dapatkan dari asuransi setelah kematian suaminya," lanjutnya.

Khatiwada merupakan pilot dengan lebih dari 6.400 jam terbang.

Pesawat nahas tersebut juga diterbangkan kapten Kamal KC, memiliki pengalaman terbang lebih dari 21.900 jam. Jasad Kamal KC telah ditemukan dan diidentifikasi.

Sementara itu, jasad Kathiwada belum teridentifikasi.

"Pada Minggu, dia menerbangkan pesawat tersebut dengan pilot instruktur, yang merupakan standar prosedur maskapai," kata seorang petinggi Yeti Airlines yang mengenal Khatiwada secara personal.

"Dia selalu siap mengambil tugas apapun dan telah terbang ke Pokhara sebelumnya," jelas pejabat yang meminta tidak disebutkan namanya karena tidak punya kewenangan berbicara ke media. [pan]