Pilpres AS 2020, Joe Biden Diminta Pilih Cawapres Wanita Non-Kulit Putih

Liputan6.com, DC - Amy Klobuchar mengatakan bahwa ia telah keluar dari pemilihan untuk menjadi calon wakil presiden menjelan Pilpres AS 2020.

Melansir Associated Press, Jumat (19/6/2020), Amy Klobuchar juga meminta capres dari Partai Demokrat, Joe Biden, untuk memilih seorang wanita kulit hitam atau kulit berwarna lainnya sebagai pengganti dirinya.

Amy Klobuchar mengatakan, ia telah menelepon Joe Biden pada Rabu malam dan membuat keputusan itu. Senator keturunan kulit putih di Minnesota tersebut juga diketahui telah melihat prospeknya jatuh ketika ketegangan rasial melanda AS

Amy Klobuchar mengatakan pada MSNBC, "saya pikir ini adalah momen untuk menempatkan wanita kulit berwarna pada tiket itu." Ia juga menyampaikan, "jika kamu ingin menyembuhkan bangsa ini sekarang - partaiku, ya, tapi bangsa kita - ini pasti cara yang hebat untuk melakukannya."

Dalam sebuah postingan via Twitter, Joe Biden memuji Amy Klobuchar pada 18 Juni, mengutip "keberanian dan tekadnya" dan berkata, "Dengan bantuan Anda, kami akan mengalahkan Donald Trump.

Membantah Rumor Terkait Catatannya

Senator Amy Klobuchar. Dok: Twitter Amy Klobuchar (@amyklobuchar)

Dilansir dari NBC News, keputusan Amy Klobuchar untuk mundur dilakukan setelah beberapa pekan kerusuhan yang terjadi di Minnesotta, yang dipicu oleh pembunuhan seorang pria keturunan kulit hitam George Floyd oleh seorang polisi, juga membuat protes warga yang menuntut reformasi polisi di sebagian besar kota di AS. 

Amy Klobuchar sempat ditanya mengenai pertanyaan-pertanyaan tentang catatannya di masa lalu, terkait kebrutalan polisi, bila hal tersebut dapat membuatnya lebih sulit dalam peran wakil calon presiden. Ia pun menjelaskan, pada Kamis (18/6), "Saya pikir saya bisa berfungsi dengan baik dan ada banyak ketidakbenaran di luar sana tentang catatan saya. dan sekarang bukan waktunya untuk berdebat. "

Joe Biden telah mengatakan bahwa ia akan memilih seorang perempuan sebagai calon wakilnya untuk pemilihan umum, dengan berharap untuk mengumumkan pilihannya pada 1 Agustus mendatang.

Kampanye capres dari Partai Demokrat AS tersebut masih memeriksa calon potensial, dengan mantan saingannya yang berubah menjadi pendukung yaitu Sens. Kamala Harris, dari California, dan Elizabeth Warren, dari Massachusetts, merupakan di antara mereka yang dipertimbangkan.

Saksikan Video Berikut Ini: