Pilu Kopaja Tua: Dulu Primadona, Kini Dijual Kiloan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja) yang dulu pernah menjadi primadona Ibukota, kini harus menghadapi senja kala.

Di akhir perjalanannya, bus-bus yang lama malang-melintang di jalanan Jakarta tersebut dihancurkan untuk dijual secara kiloan ke penjual besi tua.

(Liputan6.com/Johan Tallo)
(Liputan6.com/Johan Tallo)

Seorang pekerja tampak membelah Kopaja yang akan diremajakan di kawasan Meruya, Jakarta Barat.

Kopaja yang tak lagi digunakan tersebut dihancurkan untuk dijual secara kiloan.

(Liputan6.com/Johan Tallo)
(Liputan6.com/Johan Tallo)

Tampak pekerja sedang membelah body luar Kopaja.

Bus-bus tua legendaris ini keberadaannya tersingkirkan oleh bus Transjakarta yang lebih modern.

(Liputan6.com/Johan Tallo)
(Liputan6.com/Johan Tallo)

Seorang pekerja dengan serius melakukan pengelasan saat membongkar Kopaja.

Bus-bus ini dipotong menjadi bagian-bagian kecil di sebuah bengkel.

(Liputan6.com/Johan Tallo)
(Liputan6.com/Johan Tallo)

Waktu pembongkaran untuk satu unit bus Kopaja membutuhkan waktu 1,5 hari.

Sementara bodi dijual secara kiloan, mesin bus Kopaja bakal difungsikan sebagai penggerak untuk kendaraan lain.