Pilu, Timnas Wanita Spanyol Alami Pelecehan Seksual Selama 27 Tahun

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Spanyol bergetar setelah isu pelecehan seksual yang terjadi di Timnas sepakbola wanita muncul ke permukaan.

Skandal itu menyeret sang mantan pelatih, Ignacio Quereda yang diduga telah melakukan pelecehan terhadap para pemainnya.

Skandal ini muncul dalam sebuah buku berjudul 'No las llames chicas, llamales futbolistas' atau dalam bahasa Indonesia artinya 'Jangan panggil aku wanita, panggil aku pesepakbola'.

Buku itu ditulis oleh jurnalis wanita Spanyol bernama Danae Boronat.

Quereda menangani timnas wanita Spanyol sejak 1988 hingga 2015. Kesaksian para pemain sangat memilukan dan semuanya dikumpulkan dalam publikasi, yang menegaskan bahwa Ignacio Quereda melakukan pelecehan itu sembari memberikan arahan.

Mundo Deportivo menerbitkan beberapa bagian tulisan, di mana ada kalimat seperti "Ini yang Anda butuhkan adalah meletakkan cabai di ...",

" Saya mencubit c ... dan dia berkata kepada saya: 'Apakah Anda tahu bagaimana ayam jantan membuahi ayam? "Atau" Anda wanita gemuk. "

Ignacio Quereda dipecat dari jabatannya pada Oktober 2015, ketika anggota tim mengadu ke Federasi, setelah mengirim surat yang berisi kecaman terhadap pelatih.

Faktanya, para pemain dalam surat tersebut menegaskan bahwa mereka tak bersemangat untuk persiapan pertandingan Piala Dunia di Kanada, yang mana saat itu Spanyol tidak lolos dari babak pertama.

Mundo Deportivo juga mengabarkan bahwa di dalam buku tersebut terdapat pengakuan dari pemain terkenal seperti Jennifer Hermoso, Vicky Losada, Irene Paredes, Alexia putellas, Marta Corredera, Aitana Bonmatí Y Nahikari García.