Pinjol Marak, Khofifah Imbau Warga Jatim Cari Pinjaman yang Legal

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta warga Jatim untuk mengakses lembaga pembiayaan atau permodalam yang legal dan menghindari pinjaman online ilegal yang marak akhir-akhir ini.

Dia menyatakan, pemerintah telah berupaya mempermudah masyarakat mengakses pinjaman atau permodalan melalui perbankan.

Khofifah mencontohkan, permodalan melalui perbankan ini bisa melalui program Keredit Usaha Rakyat (KUR) atau program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Sayangnya, ketertarikan masyarakat mengakses permodalan resmi tersebut justru rendah.

"Jadi sebetulnya sekarang ini justru Bank membutuhkan masyarakat, siapa yang mau pinjam. KUR kita juga interesnya sangat rendah sekali, PEN juga interesnya juga rendah sekali," ucapnya, Senin (25/10/2021).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Verifikasi

Khofifah menegaskkan, untuk mengakses pinjaman legal tersebut, tidak semudah saat mengakses pinjaman ilegal. Tapi, kualifikasi tersebut harus dilewati sebagai pertanggungjawaban bagi mereka yang membutuhkan akses pembiayaan.

"Jadi tolong dipastikan kebutuhan pembiayaan itu dilakukan denganVerifikasi verifikasi yang dimungkinkan dia bertanya kepada siapa, sehingga legal. Ada persyaratan-persyaratan iya sebagai sebuah lembaga perbankan atau permodalan pasti lah ada kualifikasi itu," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel