Pique Akui Barcelona Memalukan Saat Digulung Bayern

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Barcelona tak menyangka mereka bakal digulung Bayern Muncih di perempatfinal Liga Champions 2019./2020.

Barcelona hancur lebur dalam laga yang digelar di Estadio Da Luz, Portugal, Sabtu dini hari WIB, 15 Agustus 2020 usai takluk 2-8.

Bek veteran Barcelona, Gerard Pique menyebut kekalahan itu sangat memalukan. Performa timnya saat digulung Bayern menurutnya sangat tak sesuai dengan level Eropa.

"Memalukan. Anda tidak bisa bermain seperti itu, Anda tidak bisa bermain di Eropa seperti itu. Ini bukan yang pertama, atau yang kedua, atau yang ketiga kalinya. Sangat sulit untuk diterima, kita semua harus merenung," kata Pique kepada Movistar.

Pique berharap setelah kekalahan ini Barcelona dapat melakukan perubahan besar. Namun, ia menolak ucapan ini terkait permintaanya mengganti sejumlah pemain dan melengserkan Quique Setien.

"Sekarang kami telah mencapai titik terendah. Saya pikir kami semua harus melihat dan merenungkan secara internal dan memutuskan apa yang terbaik untuk Barca, yang merupakan hal terpenting,” ucapnya.

"Klub butuh perubahan dan saya tidak ingin berbicara tentang pelatih, pemain. Saya tidak ingin menyalahkan siapa pun. Secara struktural kami membutuhkan perubahan besar-besaran, karena ini bukan yang pertama, kedua atau ketiga," sambungnya.

Kekalahan 2-8 menjadi yang terbesar dialami Barcelona sejak kalah 0-8 dari Sevilla di babak 16 besar Copa del Rey pada 1946.

Bukan cuma itu, Barcelona sudah menunjukkan tanda-tanda dibantai saat babak pertama. Melansir Opta, Barcelona kebobolan empat gol di paruh pertama pertandingan Liga Champions untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

Baca Juga:

Tragis, Fakta Memalukan Barcelona Setelah Dibantai Bayern Munich
9 Fakta Mengerikan Bayern Munich Setelah Hancurkan Barcelona
Girangnya Bayern Bisa Buat Barca Nangis Darah