Pirelli Investigasi Masalah Getaran Ban Belakang Mobil Hamilton

Luke Smith
·Bacaan 1 menit

Kegagalan finis dialami Verstappen. Dalam penampilan ketiga di trek Italia musim ini, sang pembalap Red Bull tersingkir ketika lomba menyisakan 12 lap. Dia sendiri bukan satu-satunya yang berjuang dengan masalah ban.

Mercedes terpaksa mengatur getaran pada ban belakang kompon hard dari mobil Hamilton. Pembalap Inggris itu akhirnya pit stop, beralih ke ban soft. Dia pun berhasil menghindari masalah getaran lebih lanjut pada lap-lap akhir.

Analisa Pirelli terhadap kegagalan finis Verstappen menunjukkan, bahwa ban kanan belakangnya mengalami beberapa potongan. Dan meski Mercedes tak menderita masalah yang sama, tetapi investigasi sedang dilakukan.

“Ini dimulai dengan sedikit getaran. Kami memutuskan untuk pit stop, juga untuk tidak mengambil risiko,” ucap Team Principal Mercedes, Toto Wolff.

“(Masalah) itu sesuatu yang belum dipahami. Ban tetap utuh dan dikirim ke Milan untuk dianalisa, dan kami menunggu hasilnya.”

Bos Pirelli, Mario Isola, kemudian menambahkan: “Saya dapat mengonfirmasi, bahwa kami sedang menganalisa ban bersama dengan tim.

“Hasil temuan akan dibagikan kepada tim. Seperti yang dikatakan Toto, tidak ada tekanan yang hilang, hanya getaran yang meningkat selama melaju (di trek). Kami sedang menyelidiki konstruksinya,” tutur dia.

Marshal memindahkan mobil Max Verstappen, Red Bull Racing RB16 saat F1 GP Emilia Romagna di Imola

Marshal memindahkan mobil Max Verstappen, Red Bull Racing RB16 saat F1 GP Emilia Romagna di Imola <span class="copyright">Mark Sutton / Motorsport Images</span>
Marshal memindahkan mobil Max Verstappen, Red Bull Racing RB16 saat F1 GP Emilia Romagna di Imola Mark Sutton / Motorsport Images

Mark Sutton / Motorsport Images