Pirelli Khawatirkan Program Tes Ban 18 Inci

Adam Cooper
·Bacaan 2 menit

Pabrikan ban asal Italia itu sebenarnya memiliki 25 hari untuk menguji ban slick dan basah yang direncanakan untuk 10 tim di sepanhang musim ini.

Namun, baru satu kali tes dengan Ferrari di Jerez, pada Februari lalu, program uji coba terpaksa ditunda akibat pandemi Covid-19. Perubahan aturan juga mengalami penundaan yang awalnya bakal diterapkan pada 2021 menjadi 2022.

Jadwal asli pengujian ban dilakukan di Fiorano, Bahrain, Red Bull Ring, Silverstine, Suzuki dan Paul Ricard. Termasuk tes dalam kondisi trek basah selama gelaran GP Prancis.

Pengujian ban 18 inci saat ini harus dilakukan sepanjang 2021, dan secara teori itu harus siap pada 2022 untuk tes validasi terakhir, dengan mobil dari seluruh tim, setelah balapan terakhir di Abu Dhabi.

Tetapi, kalender balap yang belum pasti dan pandemi Covid-19 yang masih merebak di berbagai negara, bos Pierelli untuk F1 Mario Isola menyadari bahwa timnya akan menghadapi tantangan sulit.

"Sangat sulit untuk memiliki 25 hari masa pengujian dalam kalender balap di musim depan," kata Isola.

"Kami tahu akan memulai musim baru dengan aturan pembatasan Covid-19 yang masih berlaku.

"Begitu draf kalender balap keluar, kami akan mencoba memasukkan beberapa hari tes ke dalamnya. Salah satu opsinya adalah berusaha memaksimalkan hari Selasa dan Rabu setelah gelaran berlangsung. Jadi kami akan bertahan di trek yang sama. Ini meminimalisasi pergerakan tim.

"Kami mempertimbangkan bahwa masih ada karantina wilayah, sulit berpindah dari satu negara ke negara lain, hal semacam itu.

"Kami akan bertindak cerdas dan fleksibel untuk rencana pengujian ini. Tapi jelas, tanpa tes kami tak bisa memperkenalkan ban 18 inci. Jadi kami harus menemukan solusi.

"Ini tidak mudah, tapi kami akan melakukan yang terbaik. Bersama dengan seluruh tim kami akan berusaha merilis kalender pengujian."

Baca Juga:

Mick Schumacher beraksi di mobil F1 Michael Schumacher Mick Schumacher dan Ferrari Miliki Ikatan Emosional

Masalah utamanya adalah hanya Sirkuit Paul Ricard yang memungkinkan untuk melakukan pengujian ban basah.

"Untuk tes ban basah sulit atau tidak mungkin melakukannya di trek yang sama," kata Isola. "Selain di Paul Ricard, satu-satunya trek dengan mesin penyiram trek adalah Fiorano, tapi di sana kami tidak memiliki balapan F1. Jadi, untuk tes ban basah kami harus memiliki rencana yang tidak hanya terkait dalam satu gelaran."

Direktur Teknis Racing Point Andrew Green sepakat dengan Pirelli dan seluruh tim bahwa pengujian ban 18 inci akan menjadi tantangan sulit.

"Kami tidak tahu sepenuhnya bagaimana musim depan akan berjalan," katanya.

"Tapi saya bisa melihat kami bisa menangani pandemi ini dengan cukup cepat pada awal tahun depan, jika tidak maka pengujian ban 18 inci akan menjadi sangat sulit.

"Saya yakin kami akan melakukan sesuatu, tapi sepertinya jadwal pengujian tidak akan kami sukai."