Pisah karena Agama, Enzy Storia Kenang Momen Pamitan dengan Sang Ayah

Fimela.com, Jakarta Sejumlah artis lahir dari orang tua yang punya latar belakang agama berbeda. Tak terkecuali Enzy Storia yang baru saja berbagi cerita tentang keluarganya.

Enzy diketahui tinggal bersama ibunya, dan terpisah dengan sang ayah yang berasal dari Polandia. Lama tak bertemu, ia pun mengungkap rasa rindu saat berbincang dengan Daniel Mananta.

Sang presenter dan bintang sinetron ini bercerita jika perbedaan agama menjadi salah satu alasan orang tuanya pisah. Karena saat Enzy mulai besar, keduanya punya pandangan berbeda soal agama yang akan dianut sang anak.

"Aku lahir dari mamaku orang Aceh, papaku orang Polandia, dia beragama Katolik. Jadi papaku nikah beda agama, terus ketika aku umur 5-6 tahun papaku meninggalkan mamaku. Mereka berpisah karena agama," ujar Enzy Storia di kanal YouTube Daniel Mananta.

BACA JUGA

Padu Padan Blazer sebagai Daily Outfit ala 8 Seleb Indo, Acha Septriasa-Enzy Sto...

Sering Mainkan Tokoh Antagonis, Enzy Storia Pernah Dijambak Penonton

Pandangan Berbeda

Enzy dan sang ibu selalu kompak dan saling berikan dukungan. (Sumber: Instagram/enzystoria)
Enzy dan sang ibu selalu kompak dan saling berikan dukungan. (Sumber: Instagram/enzystoria)

Terkait agama, ayah dan ibu Enzy memiliki perspektif tersendiri. Enzy menuturkan saat itu ia diberi pilihan oleh sang ayah untuk memilih agama. Sementara ibunya punya keinginan tersendiri.

"Karena mamaku ternyata waktu perjalanan rumah tangganya itu pengen aku tetap menjadi seorang muslim, dan bokap tidak terima karena dia percaya kalau anak itu punya kebebasan untuk memilih agama," jelasnya.

Momen Perpisahan

Karena masalah prinsip tersebut, orang tua Enzy sempat ribut dan akhirnya memilih pisah. Enzy yang saat itu masih kecil mengingat kepingan kenangan bersama ayahnya yang takkan ia lupa.

"Terus ya udah, terakhir aku inget banget, aku dicium jidatnya sama papaku terus mamaku masih berantem," kata Enzy Storia.

"Aku dibawa kabur sama mbak di rumahnya, dari hari itu sampai sekarang, aku enggak pernah ketemu papa. Aku nangis tiga hari pada saat itu enggak ketemu papaku waktu di rumah embok," pungkasnya.