PKB siap usung Khofifah di Pilgub Jatim

MERDEKA.COM,

DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memutuskan, akan mengusung Khofifah Indar Parawansa di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur yang digelar pada 29 Agustus mendatang. Keputusan itu diambil, berdasarkan tahapan-tahapan penentuan calon kepala dan wakil kepala daerah serta hasil pertimbangan PKB.
 
Hasil keputusan mengusung Ketua PP Muslimat NU di Pilgub Jawa Timur itu, ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal DPP PKB, Imam Nahrawi saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya.

"DPP PKB telah memutuskan Khofifah Indar Parawansa sebagai calon Gubernur Jatim periode 2014-2019. Hal ini ditetapkan partai untuk menjawab teka-teki selama ini," ujar anggota DPR RI dari Fraksi PKB tersebut, Senin (28/1).

Menurut Imam Nahrawi, keputusan ini diambil sesuai dengan PP PKB Nomor 02 Tahun 2009. "Kepastian ini sekaligus menjawab keinginan warga Nahdliyin untuk memiliki gubernur dari kader NU," lanjutnya.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, warga Nahdliyin mewacanakan kalau sudah waktunya Jawa Timur dipimpin orang NU. Karena selama ini, kader ini hanya menjadi orang nomor dua di Jawa Timur. Namun, beberapa hari lalu, PWNU Jawa Timur juga telah sepakat untuk mencari aman, yaitu akan bersikap netral di Pilgub Jawa Timur mendatang.

Sikap PWNU Jawa Timur ini, menyusul dengan adanya kabar kalau dua kader terbaik NU, Gus Ipul (Saifullah Yusuf) yang berpasangan dengan Soekarwo, kembali melanjutkan proyek KarSa jilid II, dan akan kembali berhadapan dengan Khofifah untuk kali kedua.

Karena kedua tokoh memiliki massa yang cukup banyak dari kader NU, maka PWNU ingin bersikap netral dan tidak memihak kepada salah satu kader terbaik NU tersebut.

Sementara itu, PKB yang pada 7 Januari lalu, sempat menggelar pertemuan dengan Khofifah dan Gus Ipul di kantor DPP PKB, dikabarkan telah menurunkan surat rekomendasi dukungan ke Khofifah sejak sepekan lalu.

Dikonfirmasi terkait dukungan dari PKB ini, Khofifah hanya tersenyum sembari mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh PKB. "Saya benar-benar apresiasi luar biasa kepada PKB. Dengan dinamika politik yang luar biasa di Jatim, PKB ternyata berani memperjuangkan Cagub dari NU," kata dia via telpon selulernya.

Dengan rekomendasi PKB, yang di Dewan Jawa Timur memiliki 13 kursi ini, bakal dipastikan, kalau PKB akan berkolaborasi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mengantongi 17 kursi di DPRD Jawa Timur. Sebab, dikabarkan kalau Khofifah telah mengambil formulir pencalonan dirinya sebagai gubernur melalui partai berlambang kepala banteng moncong putih tersebut.

Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur, Kusnadi juga membenarkan kalau Khofifah sudah mengambil formulir pendaftaran calon gubernur. Hanya saja, dia belum bisa memastikan apakah formulir itu sudah dikembalikan atau belum.

"Khofifah mengambil formulir di Jakarta dan saya belum dapat informasi kapan akan dikembalikan. Kami masih menunggu hasilnya dan menyerahkan sepenuhnya ke pusat serta ketua umum," tandas Kusnadi.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.