PKB Tak Peduli Ikhwanul Muballiqin ke Demokrat

Jakarta (ANTARA) - Partai Kebangkitan Bangsa menyatakan tidak akan ambil pusing dengan merapatnya organisasi masyarakat Ikhwanul Muballiqin ke Partai Demokrat.


Ketua DPP PKB Marwan Ja`far di Jakarta, Selasa, menyatakan, pihaknya menyadari hal tersebut dilakukan Ikhwanul Muballiqin atas kepentingan pragmatis semata.


"Ikhwanul Muballiqin itu saya tegaskan bukan underbouw PKB, bahkan Sekjen Ikhwanul Muballiqin orang PPP. Tegasnya, tidak ada pengaruh apa pun bagi PKB dengan merapatnya Ikhwanul Muballiqin ke Partai Demokrat," kata Marwan Ja`far.


Menurut dia, perpindahan Ikhwanul Muballiqin sepatutnya tidak menjadi berita besar dan dibesar-besarkan. Karena secara kekuatan, Ikhwanul Muballiqin tidaklah diisi oleh kiai-kiai hebat seperti yang diberitakan.


"Itu kepentingan pragmatis semata, Ikhwanul Muballiqin itu disumbang Rp1 miliar untuk kebutuhan kongres," kata Marwan Ja`far.


Menanggapi hubungan koalisi antara PD dan PKB atas pindahnya ormas Ikhwanul Muballiqin, Marwan Ja`far menyatakan, perpindahan Ikhwanul Muballiqin tidak sedikit pun mempengaruhi hubungan koalisi PD dan PKB yang terjalin baik.


Sementara Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB Andi M Ramly mengakui Mujib Qudhori adalah Wakil Sekretaris Dewan Syuro PKB dan Ikhwanul Muballiqin tidak pernah tercatat sebagai underbow PKB.


"Ulama yang tergabung di sana juga bukan ulama yang memiliki basis massa, jauh dari tipologi kiai khos," ujarnya.


Dia mengakui ada gerakan dari parpol besar yang menggoda para ulama-ulama PKB dengan berbagai iming-iming. "Kebetulan kiai-kiai ini memang punya basis massa. Karena kondisi inilah ada pihak-pihak yang menggoda," katanya.


Ditanya soal antisipasi PKB dengan memperkuat ideologi partai, menurut dia, PKB pun akan mengingatkan juga kepada partai-partai besar untuk tidak menarik-narik kiai-kiai PKB sekaligus diingatkan kepada para kiai bahwa ada nilai-nilai yang jauh lebih berharga daripada sekadar kepentingan pragmmatisme.


"Saya memang mendapatkan pengakuan sendiri dari para peserta yang mengakui mendapatkan bantuan pada saat deklarasi yang dipimpin oleh ketua umum partai besar," katanya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.