PKS Bela Anies dari Kritik soal Penanganan Banjir: Jangan Baper

Mohammad Arief Hidayat, Anwar Sadat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Musibah banjir yang terjadi di sejumlah titik di DKI Jakarta membuat nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi sorotan masyarakat. Bahkan nama Anies juga menjadi sasaran kritik dari sejumlah politikus.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS), salah satu partai yang mengusung Anies dalam Pilkada 2017, membela sang Gubernur. Ketua pimpinan pusat PKS Mardani Ali Sera mengatakan, permasalahan banjir memang perlu ditangani dari hulu sampai ke hilir, tidak bisa serta merta ditangani di satu titik saja.

Mardani mengaku telah memahami konsep besar Anies dalam penanganan banjir di Jakarta. Sekarang yang penting dilakukan adalah fokus pada implementasi atas konsep yang telah digagas. “Fokus ke implementasi jauh lebih efektif," katanya saat dikonfirmasi VIVA, Senin, 22 Februari 2021.

Baca: Banjir Jakarta Dalam Angka Dikritik, Data Zaman Ahok Tak Dimasukkan

Mardani juga menyarankan Pemprov DKI agar selalu berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak terkait lainnya untuk mengatasi permasalahan banjir. Sebab banjir tidak akan selesai jika diatasi sendiri-sendiri tanpa kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

DKI Jakarta memiliki anggaran yang cukup besar untuk penanganan banjir yang bisa dimaksimalkan. Mardani yakin, jika anggaram itu digunakan dengan baik maka hasilnya akan terlihat.

Mengenai banyaknya kritik belakangan ini, Mardani berharap Anies tidak emosional alias baper. Dia mengingatkan, anggaran yang cukup besar yang dimiliki Jakarta bisa dioptimalkan untuk mengatasi permasalahan itu. “Dan ketekunan disertai metode saintifik bisa dapat get things done. Jangan baper dan jawab dengan prestasi," ujarnya.