PKS DKI Jakarta Harap Anies Tuntaskan Janji Kampanye di 2022

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Achmad Yani mendorong agar Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk fokus memenuhi janji kampanye yang belum terealisasi.

Misalnya program rumah DP nol rupiah, revitalisasi kampung melalui kampung susun dan kampung deret, peningkatan kualitas pelayanan air bersih. Lalu, pemberdayaan perempuan terutama dalam bidang ekonomi, mengendalikan harga kebutuhan pokok, membangun Taman Pintar, dan lainnya.

"Fraksi PKS akan terus mengawal upaya untuk mewujudkan keadilan ini khususnya bagi rakyat kecil. Ketiga, Fraksi PKS terus konsisten melakukan advokasi dan pembelaan untuk warga Jakarta khususnya kelompok masyarakat kecil untuk mendapatkan haknya dalam pembangunan Jakarta," papar dia mengenai catatan perjalanan pembangunan di Jakarta, Sabtu (1/1/2022).

Dia menambahkan, pada 2021 Jakarta masih diselimuti pandemi Covid-19 dan menjadi episentrum nasional. Dia pun bersyukur saat ini kondisi dan pengendalian Covid-19 di Jakarta lebih terkendali.

"Vaksinasi Covid-19 juga berjalan dengan baik dan cepat dengan cakupan vaksinasi yang tinggi, salah satunya kolaborasi, dan PKS mengambil tanggung jawab percepatan itu juga bersama jajaran wali kota, camat, lurah, serta RT dan RW," kata Yani.

Diminta Siapkan Masa Transisi

Selain itu, dia juga mengharapkan juga dapat menyiapkan masa transisi yang baik bagi pemerintahan yang akan menggantikannya. Sebab pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria selesai pada Oktober 2022.

"Pelaksana tugas Gubernur yang akan menggantikan dapat melanjutkan program-program yang sudah baik terutama dalam penataan ibu kota, peningkatan ruang publik, mewujudkan keadilan bagi warga masyarakat dan kesejahteraannya terutama di lapisan bawah," ucapnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel