PKS Kawal Kinerja Anies, Achmad Ru'yat: Tugas Beliau Sangat Berat

Hardani Triyoga
·Bacaan 2 menit

VIVA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) wilayah Banten, Jawa Barat dan DKI sudah menggelar rapat kerja wilayah atau rakerwil pada akhir pekan lalu. Rekomendasi rakerwil tersebut diharapkan bisa lebih maksimal dalam mendukung dan membangun kemitraan dengan Gubernur DKI Anies Baswedan.

Demikian disampaikan Ketua DPP PKS bidang pembinaan wilayah Banten, DKI, Jawa Barat, Achmad Ru’yat. Ia menyampaikan pekerjaan Anies sudah sangat berat dalam memimpin Jakarta dengan penduduk lebih 10 juta jiwa.

Menurutnya, sebagai partai pengusung, PKS akan tetap komitmen membantu Anies mewujudkan DKI sebagai Ibu Kota negara yang terintegrasi.

“Tidak hanya berjuang, berdarah-darah, mengeluarkan dana dan pikiran untuk memenangkan gubernur waktu itu. Dan, saat ini kita tetap membantu beliau yang membangun Ibu Kota yang terintegrasi dari hulu sampai hilir, karena tugas beliau sangat berat dengan dinamika eksternalitas,” kata Ru’yat, dalam keterangannya, Rabu, 7 April 2021.

Dia menyampaikan, PKS merasa bertanggung jawab agar keseimbangan pembangunan sustainable development mulai dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi bisa terintegrasi. Namun, ia menyarankan agar ada kebijakan yang mengikat dari pusat.

“Harus diperjuangkan kelembagaan di tingkat pusat semacam megapolitan agar ada kebijakan kelembagaan yang mengikat, kebijakan anggaran dari pusat dari hulu hingga hilir," ujar Anggota DPRD Jawa Barat tersebut.

Menurutnya, dengan kebijakan kelembagaan yang mengikat maka diharapkan bisa lebih optimal mendukung solusi persoalan di DKI dan sekitarnya. Ia menyinggung contohnya seperti masalah banjir.

“Jadi, mohon agar ada kelembagaan di tingkat pusat, sehingga seperti halnya banjir di Jakarta dapat dikurangi dan dieliminasi. Dan, masyarakat Jakarta dapat hidup sejahtera," lanjut eks Wali Kota Bogor tersebut.

Dia mendoakan agar kerja Anies bisa diringankan dengan partisipasi partai politik yang jadi pilar demokrasi untuk membantu membentuk DKI sebagai Ibu Kota. Ia juga berharap semoga Anies juga dapat menjalankan amanat sampai 2022.

Kemudian, ia menekankan PKS sejauh ini masih berjuang agar pilkada bisa tepat waktu pada 2022. Meski, realisitis politiknya agak sulit untuk diterapkan tahun depan.

“Harus kita respons dan kelola secara positif insha Allah, pilgub yang akan digelar di masa datang kemungkinan serentak dengan pileg dan pilpres, PKS harus memberikan kontribusi dan pemenangan. Dan, itu hanya dapat dilakukan oleh gerak saudara-saudara selaku stakeholders yang ada di Jakarta," ujar Ru'yat.