PKS Serahkan Hewan Kurban, Berharap Bermanfaat Bagi Warga Terdampak Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PKS turut melakukan pemotongan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha pada Selasa 20 Juli 2021. Acara tersebut dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan Pondok Rajeg Depok, Jawa Barat.

Dengan protokol kesehatan yang ketat, Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini meresmikan acara kurban tersebut sebagai bagian dari Program Nasional PKS Tebar 1 Juta Qurban pada Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah.

"Hari ini kami melaksanakan Program Nasional PKS Tebar 1 Juta Qurban sesuai arahan Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Aljufri sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT dan berbagi kepedulian kepada sesama di masa pandemi Covid-19. Melalui program tebar 1 juta kurban ini, PKS mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengokohkan semangat kepahlawanan sosial," ungkap Jazuli melalui keterangan tertulis, Rabu (21/7/2021).

Menurut Jazuli, acara pemotongan hewan kurban oleh seluruh kader PKS di berbagai tempat dilakukan mulai Selasa 20 Juli hingga Jumat 23 Juli 2021.

Anggota Komisi I DPR ini menegaskan, keseluruhan pemotongan hewan kurban dilakukan di rumah pemotongan hewan (RPH) dengan memperhatikan protokol kesehatan (prokes) ketat. Usai dipotong, daging kurban pun didistribusikan kepada masyarakat.

"Semoga persembahan PKS ini dapat dirasakan oleh masyarakat luas dan menjadi gerakan kolektif yang memperkuat imunitas dalam menghadapi pandemi Covid-19. Melalui semangat kurban, kita kokohkan kepedulian dan kepahlawanan sosial," pungkas Jazuli.

Dalam kesempatan tersebut, Jazuli didampingi Wakil Walikota Depok yang juga merupakan Ketua DPD PKS Depok Imam Budi Hartono dan Ketua DPRD Kota Depok Yusufsyah Putra.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Jadikan Perayaan Idul Adha Semangat di Tengah Pandemi Covid-19

Sejumlah hewan kurban di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (3/9). Untuk harga Kambing dijual dengan harga Rp2,2-5,5 juta, sedangkan harga sapi Rp18-35 juta. (Liputan6.com/Yoppy Renato)
Sejumlah hewan kurban di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (3/9). Untuk harga Kambing dijual dengan harga Rp2,2-5,5 juta, sedangkan harga sapi Rp18-35 juta. (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Sebelumnya, pada 18 Juli 2021, Ketua Majelis Syuro PKS Habib Dr Salim Segaf Aljufri telah menyampaikan orasi kebangsaan menyambut Idul Adha.

Dalam kesempatan tersebut, Salim menginstruksikan kepada jajaran PKS untuk mempelopori kepedulian dan kepahlawanan sosial melalui ibadah kurban.

Salim mengajak seluruh komponen bangsa untuk meneladani Nabi Ibrahim yang mengajarkan keikhlasan, ketulusan, dan kesiapan dalam memenuhi panggilan pengorbanan.

Menurut Salim, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, banyak masyarakat Indonesia berada di garis depan kemanusiaan menolong korban, mereka adalah para dokter, tenaga kesehatan, perawat, petugas pemulasaran jenazah, penggali kubur, sopir ambulance pengantar pasien dan jenasah, dan lain-lain.

"Kepada mereka kita ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi karena secara konkret meneladankan makna pengorbanan dan kepahlawanan sosial," ungkap Salim.

Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bangkit bergerak dalam semangat Idul Adha guna membantu sesama, berbagi kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong.

"Kepada para pemimpin saatnya menunjukkan cinta kepada rakyat dengan totalitas berpihak pada kepentingan rakyat daripada politik kekuasaan guna menyelamatkan rakyat dari wabah Covid-19," jelas Salim.

Imbauan Penyembelihan Hewan Kurban Saat Pandemi Covid-19

Infografis Imbauan Penyembelihan Hewan Kurban Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Imbauan Penyembelihan Hewan Kurban Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel