PKS soal Koalisi Pemerintah Gemuk: Seharusnya Bisa Menjawab Keinginan Publik

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan memberikan keterangan saat menyerahkan surat rekomendasi untuk Pilkada Solo 2020 di Jakarta, Rabu (12/8/2020). PAN telah resmi memberikan dukungannya kepada Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa pada Pilkada Solo 2020. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKS, Ahmad Fathul Bari berpesan agar besarnya komposisi parpol koalisi membuat pemerintah semakin fokus bekerja untuk rakyat.

Diketahui, PAN kini terlah menyatakan bergabung dengan koalisi pemeritah.

"Banyaknya partai politik yang ada di dalam koalisi pemerintahan seharusnya juga bisa menjawab besarnya harapan publik agar mereka lebih fokus bekerja dan meningkatkan kinerjanya untuk perbaikan kondisi masyarakat," ujar Fathul Bari kepada Liputan6.com, Jumat, 27 Agustus 2021.

Ia mengharapkan supaya bertambah gemuknya koalisi pemerintah berdampak positif bagi pemenuhan suara publik. Bukan malah memperjuangkan suara segelintir elite parpol ataupun pemerintahan.

"Dan yang diutamakan adalah suara publik, karena inti demokrasi adalah suara rakyat, bukan suara segelintir elit saja," katanya.

Hak PAN

Kendati begitu, Fathul menekankan bahwa langkah tersebut merupakan hak parpol untuk memilih gabung ke koalisi atau tidak. Menurutnya setiap parpol memiliki pertimbangan tersendiri.

Namun untuk PKS, lanjutnya, partainya konsisten untuk tetap berada di luar pemerintahan. PKS tegas bakal mengawal jalannya demokrasi di negeri ini.

"Oleh karena itu kami berupaya terus konsisten mengawal suara konstituen kami untuk menjaga demokrasi berjalan dengan baik dan bekerja untuk bangsa ini dengan berada di luar pemerintahan menjadi penyeimbang dan mengawal jalannya pemerintahan di tingkat pusat," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel