PKS Usung Kader di Pemilihan Gubernur Jawa Timur  

TEMPO.CO, Madiun - Pada pemilihan gubernur Jawa Timur 2013, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargetkan akan mengusung calon gubernur ataupun calon wakil gubernur dari kader sendiri. »Sebagaimana amanah Mukernas (Musyawarah Kerja Nasional) 2012, PKS akan mengusung calon dari kader sendiri,” ucap Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur, Hamy Wahjunianto, saat konferensi pers Rapat Koordinasi Wilayah PKS Jawa Timur di Kota Madiun, Sabtu, 19 Mei 2012.

Menurut Hamy, dalam Mukernas 2012 diamanatkan jika di sebuah provinsi ataupun kabupaten/kota sudah memiliki satu fraksi sendiri di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), diharapkan mengusung calon kepala ataupun wakil kepala daerah dalam pemilihan kepala dan wakil kepala daerah.

Amanat ini berlaku dalam konteks pemilihan gubernur ataupun pemilihan bupati dan pemilihan wali kota. »Di DPRD Provinsi Jawa Timur PKS sudah memiliki satu fraksi yang berisi tujuh kursi (tujuh anggota),” katanya.

Namun tak menutup kemungkinan dalam pencalonan pemilihan gubernur nanti PKS akan berkoalisi dengan partai politik (parpol) lain. »Nanti calon dari kader sendiri itu kami tawarkan ke parpol lain yang tertarik untuk sama-sama mengusung,” kata Hamy.

Namun PKS Jawa Timur belum memastikan apakah akan mengusung calon gubernur dan calon wakil gubernur sekaligus atau hanya salah satunya. »Yang jelas target minimalnya L2 (wakil gubernur),” katanya.

PKS memprediksi dalam pemilihan gubernur Jawa Timur 2013 nanti akan muncul 3-4 pasangan calon. »Tiga atau empat pasangan itu setidaknya calon yang diusung Partai Demokrat, PDI Perjuangan, Partai Golkar, dan Partai Kebangkitan Bangsa, serta dari PKS,” ucap Hamy.

Rapat Koordinasi Wilayah yang dilakukan di Kota Madiun ini melibatkan 16 dewan pimpinan daerah (DPD) kabupaten/kota zona 4 yang berada di daerah pemilihan (Dapil) VI, VII, dan VIII. »Agenda Rakorwil adalah konsolidasi menjelang pilpres, pileg, pilgub, dan pilkada di sejumlah kabupaten dan kota,” kata Ketua Panitia Rapat Koordinasi Wilayah, Abi As’aly.

ISHOMUDDIN

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.