Platform Merdeka Mengajar akselerasi transformasi kompetensi guru

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) M Hasan Chabibie mengatakan Platform Merdeka Mengajar (PMM) akselerasi transformasi kompetensi guru.

“PMM menjadi salah satu platform teknologi yang dikembangkan untuk mengakselerasi transformasi kompetensi guru di Indonesia,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Pihaknya berharap PMM itu dapat membantu guru dalam mengajar sesuai kemampuan murid, mengakses materi pelatihan mandiri kapan pun dimana pun, membantu guru menginspirasi rekan sejawat dan terkoneksi ke banyak komunitas guru di seluruh Indonesia.

“PMM dibangun guna menciptakan teknologi tepat guna mendukung transformasi pendidikan yang berkesinambungan,” katanya.

Produk-produk dalam platform Merdeka Mengajar juga mendorong akses pengembangan kualitas guru karena membantu para guru menerapkan pembelajaran paradigma baru, baik dengan menyediakan referensi pengajaran maupun melalui peningkatan kompetensi.

“Tidak hanya para guru di kota-kota besar dan daerah yang secara infrastruktur jaringan sudah mapan, kami juga bangga melihat antusiasme para guru di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) untuk memaksimalkan fitur-fitur platform Merdeka Mengajar,” katanya.

Hingga saat ini, kata dia, PMM telah direspon positif oleh para guru. Jika dilihat dari jumlah pengguna, PMM saat ini telah mencapai lebih dari 1,6 juta telah diunduh pengguna yang mengunduh aplikasi itu. Sementara itu, jika digabungkan dengan pemanfaatan website tercatat lebih kurang sebanyak 2,7 juta pengguna telah memanfaatkan aplikasi ini.

Sementara dalam pemanfaatannya, tercatat 312.000 guru telah mengunduh perangkat ajar, lebih dari 1.000 komunitas guru memanfaatkan untuk berbagi praktik baik, 51.000 lebih karya yang dibagikan dan 55 ribu konten pada platform.

“Data ini menunjukkan PMM menjadi jawaban bagi para guru penggerak dalam mewujudkan Pelajar Pancasila serta mendukung guru untuk mengajar, belajar,dan berkarya lebih baik lagi,” katanya.

Untuk membantu para guru agar lebih memahami platform ini, kata dia, ada lima produk atau fitur yang tersedia pada PMM.

Fitur pertama pada produk pengembangan adalah video inspirasi, yang berisi kumpulan video inspiratif yang dibuat oleh Kemendikbudristek dan para ahli, sebagai referensi tenaga pendidik/guru untuk meningkatkan kompetensi profesional maupun personal.

Fitur kedua, adalah Pelatihan Mandiri, yang memuat berbagai materi pelatihan yang dibuat singkat, agar bisa melakukan pelatihan secara mandiri, kapan pun dan di mana pun.

Fitur ketiga, adalah Bukti Karya Saya, yang berfungsi sebagai tempat dokumentasi karya untuk menggambarkan kinerja, kompetensi, serta prestasi yang dicapai selama menjalankan profesi guru maupun kepala sekolah.

“Serta wadah untuk berbagi praktik baik dan mendapatkan umpan balik dari rekan sejawat,” katanya.

Sementara itu, fitur keempat, PMM pada kegiatan Belajar Mengajar meliputi Asesmen Murid, yang merupakan bagian dari platform Merdeka Mengajar, terdiri dari kumpulan paket soal yang telah dipetakan berdasarkan fase dan mata pelajaran tertentu, untuk membantu guru mendapatkan informasi dari proses dan hasil pembelajaran murid. Kumpulan asesmen dapat membantu guru melakukan analisis diagnostik literasi dan numerasi dengan cepat sehingga dapat menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan tahap capaian dan perkembangan peserta didik.

Selanjutnya, fitur kelima, Perangkat Ajar, yang memuat berbagai materi pengajaran untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, seperti bahan ajar, modul ajar, modul proyek, atau buku teks dan bahan lainnya yang digunakan pendidik dalam upaya untuk mencapai Profil Pelajar Pancasila dan capaian pembelajaran.

Dalam fitur ini terdapat 2000 referensi perangkat ajar berupa bahan ajar, modul ajar, dan sebagainya yang berbasis kurikulum merdeka. “Melalui produk perangkat ajar maka guru dapat memperoleh inspirasi materi pengajaran sesuai dengan mata pelajaran dan fase tertentu yang menjadi bagiannya,” kata Hasan.

Setiap perangkat ajar, kata M Hasan Chabibie, juga dilengkapi dengan alur dan capaian pembelajaran agar guru dapat menavigasi proses pembelajaran sesuai kebutuhannya. konteks, dan karakteristik peserta didik.

Praktik Baik

Aplikasi PMM telah membantu meningkatkan kompetensi guru secara mandiri, salah satu gurunya adalah Dede Mulyanah, Kepala SDN Bubulak 2.

Ia menilai PMM telah meringankan tugasnya selaku Kepala Sekolah yang juga bertugas melakukan pembinaan terhadap jajaran guru dan tenaga kependidikan yang ada di sekolahnya terutama dalam memberikan pemahaman Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

“Metode saya sebagai kepala sekolah sebelum melaksanakan kegiatan P5 di sekolah adalah meminta guru untuk log in dan melaksanakan pelatihan mandiri, serta menonton video-video praktik baik yang ada di PMM. Dalam setiap minggu saya evaluasi progresnya dan selalu saya ingatkan untuk terus membuka dan mengekplor PMM,” katanya usai menonton materi di aplikasi PMM barulah ia melakukan pendampingan agar guru-guru dapat lebih memahami materi P5 agar tercapainya kompetensi guru.

Seorang guru SMA Negeri 1 Amabi Oefeto Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Elsa Nofarita Haumeni, mengatakan PMM membantunya dalam proses pembelajaran. Elsa mengaku senang karena dapat mengikuti perkembangan pendidikan melalui fitur-fiturnya seperti pelatihan mandiri dan mendapatkan bahan ajar yang berguna di kelas.

Tidak hanya itu, ia juga sering mendapatkan inspirasi dari fitur ‘Bukti Karya’ yang diunggah rekan-rekan guru di seluruh Tanah Air.

“Saya merasa platform Merdeka Mengajar membantu saya yang berada di daerah ini agar tidak tertinggal informasi dan perkembangan yang bisa saya terapkan di kelas sehingga murid-murid saya juga bisa belajar dengan maksimal,” demikian Elsa.

Baca juga: Kemendikbudristek ajak guru tak ragu pelajari kurikulum merdeka di PMM

Baca juga: Kemendikbudristek sebut guru harus miliki lima karakter unggulan

Baca juga: Platform Merdeka Mengajar jangkau guru di daerah 3T

Baca juga: Perangkat Ajar di platform Merdeka Mengajar bantu guru cari referensi