Platform Perdagangan Elektronik Jadi Andalan Pemerintah Daerah

Krisna Wicaksono, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVAPlatform perdagangan elektronik saat ini banyak dimanfaatkan oleh pemerintah daerah, untuk keperluan pengadaan barang dan jasa. Salah satu contohnya, yakni seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Riau.

Baru-baru ini, mereka meneken nota kesepahaman kerja sama dengan Mbizmarket dalam hal pemanfaatan mbizmarket.co.id, dengan nilai belanja maksimal hingga Rp50 juta per transaksi.

Langkah ini dilakukan Pemprov Riau, dalam rangka mengadaptasi pemanfaatan platform perdagangan elektronik untuk meningkatkan efektivitas dan efiesiensi belanja pemerintah.

Salah satu alasan mengapa mereka memilih Mbizmarket, yakni karena platform tersebut memungkinkan pembayaran beban APBD dilakukan setelah barang diterima.

Selain itu, di dalam platform itu terdapat fitur yang dapat mengakomodasi kebutuhan bendahara pemerintah dalam memungut, menyetor dan melaporkan penerimaan pajak atas transaksi belanja pemerintah.

Mbiz juga menjalin kerja sama dengan para pemilik Usaha Mikro, Kecil dan Menengah atau UMKM sebagai salah satu pilar ekonomi nasional, sehingga bisa mendongkrak perekonomian warga.

“Selain menghadirkan infrastruktur teknis untuk dukungan transaksi pemerintah dalam pengadaan barang dan jasa, kami siap membuka jaringan pasar bagi UMKM di Riau,” ujar Chief Executive Officer Mbiz, Rizal Paramarta melalui keterangan resmi, dikutip Rabu 28 April 2021.

Sementara itu, Gubernur Riau, Syamsuar menjelaskan bahwa potensi belanja pengadaan barang/jasa pemerintah bagi UMKM di Riau dapat mencapai Rp715 miliar atau sekitar 40 persen dari total belanja pengadaan pemerintah pada ini.

“Kerjasama antara Pemprov Riau dan Mbizmarket ini dilakukan untuk menghasilkan barang dan jasa yang berkualitas, berdasarkan prinsip value for money dan kontribusi dalam peningkatan penggunaan produk daerah,” tuturnya.