PLN bantu elektrifikasi dukung pengembangan wisata Pulau Osi

·Bacaan 1 menit

PLN melalui program PLN Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memberikan bantuan elektrifikasi di Pulau Osi, Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku.

Bantuan yang diberikan berupa penerangan lampu jalan sebanyak 22 set lengkap, juga pasang baru listrik beserta panel sebanyak dua unit dengan nilai bantuan Rp60 juta rupiah.

"Bantuan diberikan guna mendukung pengembangan destinasi ataupun kampung wisata," kata Manager Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Hairul Hatala, Kamis.

Pulau Osi, katanya, merupakan kumpulan beberapa pulau kecil yang sangat eksotis yang terletak di Desa Eti, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat. Pulau itu memiliki potensi hasil laut yang besar dengan terumbu karang yang beragam sebagai habitat dan berbagai jenis ikan dan juga memiliki kawasan mangrove yang menjadi daya tarik wisata.

Baca juga: PLN terangi objek wisata dengan energi bersih, dukung pariwisata hijau

Berangkat dari hal tersebut, PLN memberikan bantuan berupa penerangan khususnya di lokasi jembatan kayu yang berada di Pulau Osi yang sebelumnya minim penerangan di malam hari.

"Kami harap dengan adanya bantuan ini dapat meningkatkan lagi kehadiran para wisatawan di Pulau Osi, serta memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat di malam hari," ujarnya.

Dikatakannya, pemberian bantuan terhadap sektor pariwisata, juga merupakan bentuk komitmen dari PLN untuk mendukung pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia.

PLN terus berkomitmen untuk melaksanakan transformasi dalam bidang CSR/TJSL guna mewujudkan nilai tambah bersama antara perusahaan dan masyarakat untuk membentuk sistem bisnis berkelanjutan dengan berorientasi terhadap pencapaian SDGs.

Baca juga: PLN dukung pengembangan wisata dengan sistem kelistrikan prima


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel