PLN dan Grab Teken MoU Tambah Jumlah Stasiun Penukaran Baterai Motor Listrik

Merdeka.com - Merdeka.com - Grab bersama PT Perusahaan Listrik Negara Persero (PLN) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk mempercepat pembentukan ekosistem dan infrastruktur serta implementasi bisnis e-mobility Kendaraan Bermotor Listrik.

Bentuk konkretnya adalah melalui penambahan jumlah Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di enam provinsi di Pulau Jawa dan Bali.

"Kami percaya bahwa kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dengan PLN, krusial untuk mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik di tanah air. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mencapai target netral karbon pada tahun 2040 yang kami tetapkan di tahun ini," kata Country Managing Director of Grab Indonesia, Neneng Goenadi dalam keterangan persnya, Senin (25/7).

Direktur Utama, PT PLN Persero, Darmawan Prasodjo mengatakan dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik ini, PLN tidak bisa sendiri, butuh kolaborasi dari berbagai pihak supaya semakin masif.

"Kolaborasi ini juga diharapkan dapat mewujudkan cita-cita bersama mencapai target carbon neutral pada tahun 2060," ujar Darmawan.

Belum lama ini Grab memperkenalkan tampilan baru armada kendaraan listrik Grab, GrabElectric. Sejak 2019, Grab mengoperasikan total 8.500 armada GrabElectric di 8 Provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali. [faz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel