PLN dan TNI Bersinergi Percepat Bangun Kelistrikan di Kalimantan Barat

Liputan6.com, Jakarta - PLN mendapat dorongan TNI untuk mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kalimantan Barat. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan listrik, sehingga dapat mendorong perekonomian di wilayah tersebut.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat, Agung Murdifi mengatakan, PLN siap untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Kalbar.

Peluang pertumbuhan ekonomi di Kalbar masih cukup tinggi, indikasi tingginya ekonomi masyarakat dapat dilihat dari seberapa besar konsumsi energi listrik yang dipakai oleh masyarakat.

“Saat ini PLN memiliki cadangan daya jauh diatas rata-rata kebutuhan listrik masyarakat. Kami terus berupaya untuk menjaga keandalan pasokan listrik serta meningkatkan kemudahan aksesibilitas masyarakat dalam mendapatkan listrik,” kata Agung, di Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Menurutnya, sinergitas antara PLN dan TNI tentunya sangat dibutuhkan dalam menjaga dan meningkatkan keandalan pasokan listrik.

"Kami terus berusaha untuk terus melakukan peningkatan kualitas mutu layanan, agar masyarakat dapat menikmati listrik dengan aman dan nyaman. Terus membangun infrastruktur kelistrikan hingga ke pelosok desa, agar semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati listrik dari PLN," tutur Agung.

 

Percepat Pembangunan

Pasukan Elit PLN saat beraksi di Menara Sutet Jalan Asia Afrika, Jakarta, Rabu (12/8/2015). Pekerjaan tersebut mengandung resiko besar karena jaringan listrik masih dipelihara tanpa dipadamkan. (Liputan6.com/Helmi Afandi)

Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, mengungkapkan, sinergitas antara PLN dan TNI dalam mempercepat pembangunan kelistrikan di Kalbar sangat diperlukan. Karena listrik merupakan kebutuhan mendasar yang sangat berpengaruh bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Meskipun listrik menjadi kebutuhan yang mendasar bagi masyarakat namun dampak pembangunannya harus dilihat dari berbagai aspek, agar masyarakat benar-benar merasakan dampak positifnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi mereka," ujar Rahmad.

Bentuk kerjasama yang dilakukan juga dapat berupa kegiatan-kegiatan sosialisasi terkait masalah kelistrikan, melalui jajaran Kodam XII Tanjungpura yang ada di kota hingga di pedesaan, sehingga masyarakat dapat mengetahui informasi tentang kelistrikan.

"Saya mengapresiasi penyebaran informasi yang dilakukan oleh PLN kepada masyarakat melalui WAG PLN Menyapa. Kegiatan sosialisasi seperti ini perlu dilakukan agar masyarakat dapat mengetahui informasi terkait masalah kelistrikan. Saya berharap kerjasama yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus ditingkatkan dari waktu ke waktu," imbuh Rahmad.

 

Dua Koridor Transmisi

Ilustrasi sutet listrik.

General Manager PLN UIP Kalbagbar, Rachmad Lubis mengungkapkan, saat ini terdapat dua koridor transmisi SUTT 150 kV Ketapang-Kendawangan yang melalui lahan milik TNI, yaitu di Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan. Melalui kerja sama yang telah dilakukan, izin pakai lahan telah didapatkan dan proses pembangunan proyek dapat berjalan lancar.

"Kerja sama ini juga dapat dikembangkan, misalnya dalam rangka pengamanan pekerjaan konstruksi dan saat mobilisasi material dan medan berat dengan menggunakan peralatan dan tenaga tambahan dari TNI. Percepatan penyelesaian pembangunan proyek kelistrikan dampaknya sangat besar bagi peningkatan mutu layanan kepada masyarakat, menurunkan BPP, meningkatkan neraca daya, dan lain-lain," tandasnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: