PLN Jatim Targetkan 4.613 Sertifikat Aset Tanah Tuntas Tahun Ini

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Surabaya - PLN Jawa Timur (Jatim) menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN), menargetkan penyelesaian aset tanah PLN sebanyak 4.613 persil hingga akhir tahun 2021.

PLT Executive Vice President Legal, Pengamanan dan Pemeliharaan Aset Properti PT PLN (Persero) Kantor Pusat Dwi Wibihandoko menyampaikan, kaitan antara BPN dan PLN sangat erat, bukan hanya terkait dengan sertifikat, melainkan harmonisasi sejak tahap awal PLN menginisiasi proyek yang ditugaskan oleh pemerintah.

“Harmonisasi hubungan PLN dengan BPN sudah mulai dilakukan sebelum penyusunan dokumen perencanaan, untuk mengkoordinasikan terkait tata ruang," ujarnya di Surabaya, Jumat (28/5/2021).

Dwi mengungkapkan, sinergi yang telah terjalin antara BPN dan PLN di wilayah Jawa Timur telah berjalan sangat baik. Dari target sertifikasi tahun 2021 sejumlah 4.613 persil di wilayah Jawa Timur, terhitung hingga 26 Mei 2021 telah terbit sertifikat sejumlah 364 persil.

“Dari 32,6 persen persil yang didaftarkan terhadap target sertifikat tahun 2021, yaitu sejumlah 1.507 persil, telah terbit sebanyak 364 persil atau 24 persen pencapaian terhadap persil yang didaftarkan," ucapnya.

"Dengan koordinasi secara intens seperti ini dapat membantu menemukan solusi bersama agar target dapat tercapai," ujar Dwi.

Dwi juga menyampaikan jika kerjasama solid antara BPN dan PLN ini harus dipertahankan, melalui adanya kesempatan yang akan diberikan kepada PLN sebagai role model penerbitan e-sertifikat.

Dashboard Khusus PLN

Serta disediakannya dashboard khusus PLN pada aplikasi Tanahku merupakan kesempatan yang baik bagi penyelesaian sertifikasi asset negara yang ada di PLN.

“Kami berharap kerjasama yang baik ini dapat tetap terjalin dengan baik, sehingga kemudahan yang diberikan ini dapat kami kerjakan dengan baik pula," ucap Dwi.

Menanggapi apresiasi positif yang diberikan oleh PLN, Kepala Kantor Wilayah Provinsi Jawa Timur, Jonahar menyampaikan, terima kasih atas kerjasama baik yang diberikan oleh PLN untuk bersedia bekerjasama dalam memenuhi persyaratan guna penyelesaian target sertifikasi asset.

“Dalam penyelesaian sertifikasi asset ini juga merupakan kebanggaan tersendiri bagi BPN karena kami menjadi bagian dalam penyelamatan aset negara, tidak merugikan keuangan negara dengan menghilangkan aset. Ini adalah salah satu bentuk ibadah kami,” ujar Jonahar.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel