PLN kerahkan sebanyak 225 petugas pulihkan suplai listrik di Jayapura

·Bacaan 2 menit

PLN telah mengerahkan sebanyak 225 petugas untuk menormalkan suplai listrik ke pelanggan pasca cuaca ekstrem yang terjadi Kamis (6/1) hingga Jumat (7/1) pagi di Jayapura dan sekitarnya.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat Abdul Farid di Jayapura, Jumat, mengatakan hingga pukul 12.00 WIT, sebanyak 107 gardu dari total 220 gardu terdampak telah berhasil dipulihkan.

"Kami berupaya semaksimal mungkin untuk memulihkan sistem kelistrikan di Jayapura dan sekitarnya," katanya.

Menurut Farid, kini progres perbaikan sudah mencapai 48 persen, meski sebanyak 113 gardu roboh dan terendam, masih dalam pemulihan oleh petugas PLN di lapangan.

Baca juga: BPBD Kota Jayapura siapkan makanan siap saji untuk korban banjir

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, untuk sementara listrik di beberapa lokasi masih belum dapat dinyalakan, kami upayakan suplai listrik untuk pelanggan dapat segera pulih," ujarnya.

Untuk saat ini, ia menambahkan suplai daya dari pembangkit dalam kondisi aman. "Puji syukur untuk pembangkit dalam kondisi yang baik," katanya lagi.

Pihaknya juga memohon doa dari masyarakat agar petugas PLN dapat menyelesaikan perbaikan jaringan dengan cepat dan listrik dapat kembali normal.

Baca juga: Tim SAR gabungan evakuasi warga di Pasar Youtefa, Abepura

Lokasi-lokasi terdampak yang saat ini masih dalam penormalan oleh petugas PLN yakni Kabupaten Jayapura (BTN Gajah Mada Sentani, Kertosari, Depapre, hingga penghujung Pantai Amai).

Selain itu, Distrik Abepura (Komplek Organda, Kantor Otonom, BTN Skyland, Pasar Yotefa, BTN Tanah hitam bawah Kali Acai, Gelanggan Remaja dan Expo Waena).

Selanjutnya, Distrik Jayapura Selatan dan Utara (Gajah Putih, Kalam Kudus, Pasar Ampera, Paldam, Ajendam, RS Marthen Indey, Kodam Lama, Kodam Baru, belakang Terminal Entrop, APO Kali, RSUD Dok II, Bhayangkara, Yapis, Dok V Atas, Macan tutul dan Gedung Negara.

Baca juga: Prajurit TNI bantu evakuasi korban banjir dan longsor di Jayapura

Baca juga: BMKG paparkan faktor dinamika atmosfer sebabkan banjir di Jayapura

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel