PLN Mobile Proliga 2022: Sebagai Debutan, Bogor LavAni Ingin Berikan yang Terbaik

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Bogor LavAni adalah satu dari dua klub debutan pada PLN Mobile Proliga 2022. Satu tim lainnya adalah Sukun Badak.

Untuk tampil di kompetisi voli kasta tertinggi di Indonesia itu, Bogor LavAni telah mempersiapkan diri dari 2021 lalu. Selain membina atlet-atlet muda, klub binaan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu juga merekrut para pemain senior.

Mereka antara lain setter Dio Zulfikri, outside hitter Dony Haryono, dan middle blocker. Selain itu, Bogor LavAni juga mendatangkan dua pemain asing dari Brasil dan Kuba.

"Alhamdulillah LavAni sudah menjalankan persiapan dengan baik untuk Proliga 2022," kata pelatih Bogor LavAni Roy Makpal kepada Liputan6.com, baru-baru ini. "Untuk pemain asing, sejauh ini adaptasinya cukup baik."

Persaingan

Pemain Bogor LavAni Dony Haryono. (foto: Instagram @lavani.forever)
Pemain Bogor LavAni Dony Haryono. (foto: Instagram @lavani.forever)

Terkait persaingan di Proliga 2020, Roy Makpal menilai merata. "Semua kekuataan menyebar di tim-tim Proliga, sebarannya cukup merata," ujarnya.

Meski demikian, dia tetap menganggap Surabaya Bhayangkara Samator sebagai tim yang patut diperhitungkan. "Tetap Samator, meski tanpa rivan," ucap Roy. Sebab, berawal dari pembinaan mereka kesatuan hatinya sudah punya jiwa korsa."

Soal target Bogor LavAni di Proliga 2022, Roy Makpal menjawab diplomatis. "Kalau dari LavAni atas arahan dari manajemen, kita ingin menampilkan selalui pertandingan yang terbaik di setiap putaran," ujarnya.

"Dengan pertandingan yang terbaik, kita bisa menghibur pecinta voli di seluruh indonesia, khususnya dengan permainan voli LavAni."

Tanpa penonton

Setter Bogor LavAni Dio Zulfikri (kiri). (foto: Instagram @lavani.forever)
Setter Bogor LavAni Dio Zulfikri (kiri). (foto: Instagram @lavani.forever)

PLN Mobile Proliga 2022 akan berlangsung di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor. Kompetisi berlangsung mulai 7 Januari hingga 27 Maret 2022.

Karena masih adanya pandemi Covid-19, Proliga bakal berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat dan tanpa dihadiri penonton. "Tanpa penonton sangat berdampak karena kita tidak bisa membawa suporter untuk menambah semangat dalam pertandingan," tutur Roy Makpal.

":ositifnya dengan keadaan pandemi seperti ini lebih terjamin prokesnya."

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel