PLN Prediksi Konsumsi Listrik Jawa-Madura-Bali Turun Jelang Lebaran 2022

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) memprediksi akan terjadi penurunan konsumsi listrik untuk wilayah Jawa-Madura-Bali, dari biasanya 28.000 - 29.000 Megawatt menjadi 22.000 Megawatt menjelang hari raya Idulfitri 2022

"Jadi kita melihat tren di masing-masing Jawa, Madura, Bali beban puncak biasanya sekitar 28.000 - 29.000 MW, khusus untuk Lebaran memang menurun menjadi sekitar 22.000 MW, prediksinya menurun," kata Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo saat ditemui di PLTU Suralaya, Banten, Rabu (20/4).

Hal ini disebabkan karena adanya hari libur panjang, baik itu kantor maupun industri. Selain itu, tahun ini banyak sekali penduduk di daerah Jakarta, Jawa bagian Barat yang bergerak mudik.

"Sehingga kita melihat memang ada penurunan pemakaian listrik pada saat H-7 sampai H+7 lebaran. Untuk itu kami mempersiapkan sistem agar pasokan listrik kami disesuaikan menyeimbangkan antara pasokan dengan kebutuhan, kami siap dalam hal ini," ujarnya.

Dia pun memastikan PLN akan memaksimalkan operasional pembangkit di seluruh Indonesia untuk mendukung masyarakat merayakan Lebaran 2022.

Total Kapasitas Pembangkit

Saat ini, total kapasitas pembangkit terpasang di Indonesia mencapai 64,3 gigawatt (GW) dengan total beban puncak diperkirakan mencapai 34,27 GW pada saat Idulfitri.

Untuk mendukung operasional pembangkit, PLN memastikan pasokan energi primer seperti batu bara, gas dan bahan bakar minyak dalam kondisi aman dengan HOP di atas 15 hari.

Di samping itu, PLN juga menerjunkan 48.442 personel di 2.915 posko siaga yang tersebar di seluruh penjuru Tanah Air, dengan menerapkan sistem piket bagi petugas operasional selama 24 jam demi menjaga keandalan pasokan listrik.

Sementara dari sisi pasokan daya di wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali), saat ini PLN mempunyai total daya terpasang mencapai 45,1 GW. Adapun beban puncak selama Idul Fitri diperkirakan mencapai 21,07 GW.

Demikian, dalam rangka memastikan pasokan listrik aman, PLN tak hanya memaksimalkan operasional pembangkit listrik eksisting, tetapi juga menyiapkan suplai cadangan dengan menyiagakan 918 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), genset maupun unit gardu bergerak (UGB). [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel