PLN Siapkan 400 Unit Motor Konservasi Listrik

Merdeka.com - Merdeka.com - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PR PLN terus melakukan program konservasi motor dari berbahan Bakar Minyak (BBM) menjadi ke listrik. Program ini merupakan bagian dari transisi energi bersih untuk mengurangi impor dan subsidi BBM serta menghemat devisa negara.

Pemerintah menargetkan 13 juta motor listrik dari motor listrik baru maupun hasil konversi pada 2030 mendatang. Tak hanya itu, program ini menjadi daya tarik untuk mendorong tumbuhnya industri kendaraan bermotor listrik di Indonesia yang mandiri.

"Dalam program ini PLN menyiapkan 400 unit motor konversi BBM ke listrik," tulis keterangan, Jakarta, Kamis (1/9).

Dengan demikian ini diharapkan dapat mendorong keterlibatan aktif para pelaku usaha komponen motor listrik konversi, controller dan penyedia baterai untuk dapat meningkatkan produksi dan meningkatkan kandungan lokalnya. Sehingga harga keekonomian mesin konversi lebih terjangkau.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif memberi sinyal kemungkinan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) segera naik, saat ditanya apakah ada kemungkinan pengumuman kenaikan harga BBM dilakukan pada 31 Agustus 2022. Dia menyebutkan sejauh ini rencana kenaikan harga BBM tersebut masih dimatangkan.

"Ya tunggu aja besok," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif seperti dikutip dari Antara di Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (30/8).

Ditemui pada kesempatan yang berbeda Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Puan Maharani berharap, pemerintah bisa menghitung dampak rencana kenaikan harga BBM jika nantinya akan dilakukan.

"Kalkulasi dampak yang harus diperhitungkan bukan hanya untuk pemulihan ekonomi, tetapi untuk masyarakat," ujar Puan di Nusa Dua, Badung, Bali. [azz]