PLN Tak Khawatir Laba Turun Drastis

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Merdeka.com
    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    MERDEKA.COM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar rencana akuisisi lebih dari 60 persen saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri ditunda. Soalnya, wacana itu dinilai sudah meresahkan masyarakat. …

TEMPO.CO, Pekanbaru-Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara Nur Pamudji mengatakan tidak begitu mengkhawatirkan laba bersih PLN yang turun drastis sepanjang semester I tahun 2012. "Saya rasa kerugian ini bersifat temporer saja," ujar Nur saat ditemui di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Riau, Senin, 3 September 2012.

Ia mengatakan banyak faktor yang bisa mempengaruhi penurunan laba. Salah satunya faktor kurs. "Nanti ada penghitungan secara keseluruhan. Kurs pasti berpengaruh. Nanti ada rugi cost atau untung cost. Tidak ada hal-hal yang mengkhawatirkan," katanya.

Sebagaimana telah diberitakan, PLN menerbitkan laporan keuangan per semester I/2012 yang telah di-review oleh kantor akuntan publik Osman Bing Satrio & Rekan (member firm of Deloitte Touche Tohmatsu Limited). Dengan margin PSO dari pemerintah sebesar 7 peresn pada tahun ini, PLN berhasil membukukan laba usaha Rp16,4 triliun atau naik 40,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp11,7 triliun.

Namun, laba bersih perseroan mengalami penurunan drastis dari Rp10,3 triliun menjadi hanya Rp31 miliar pada semester I/2012. Hal ini terutama akibat adanya rugi selisih kurs mata uang asing yang umumnya berasal dari translasi aset dan kewajiban moneter perusahaan dalam mata uang asing.

Ada pun pendapatan usaha PLN tercatat Rp111,3 triliun naik 13 persen dari pendapatan usaha periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 98,5 triliun. Hal ini terutama disumbang oleh penambahan jumlah pelanggan dan penambahan volume penjualan.

Penjualan listrik sepanjang semester I/2012 tercatat sebesar 84,74 Twh atau mencapai 102,54 persen dari target sebesar 82,64 Twh. Angka realisasi itu juga lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi semester yang sama tahun lalu sebesar 76,87 Twh.

ISTMAN MP

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...