PLN Terjunkan 723 Personel, Kelistrikan 6 Kabupaten di NTT Pulih 100 Persen

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Dengan mengutamakan keselamatan warga, PLN berhasil menyalakan kembali seluruh kelistrikan terdampak di enam kabupaten dan kota di NTT yakni wilayah Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, Sikka dan Kabupaten Flores Timur, NTT.

Untuk memastikan percepatan pemulihan kelistrikan di NTT, Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda memimpin secara langsung jalannya proses pemulihan kelistrikan di NTT.

"Saya melihat langsung progres luar biasa yang dilakukan rekan-rekan PLN dilapangan, sampai dengan Jumat, 9 April 2021 kemarin, kita telah berhasil memulihkan 100 persen sistem kelistrikan di 6 Kota dan Kabupaten di NTT, jumlah ini kami targetkan akan terus meningkat seiring adanya tambahan personil dari PLN Group yang datang ke NTT untuk membantu pemulihan," terang Syamsul Huda, seperti dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (10/4/2021).

Ia menuturkan, ini artinya sebanyak 327 unit gardu distribusi yang sebelumnya terdampak pada enam kabupaten tersebut, kini telah beroperasi kembali sehingga sebanyak 41.850 pelanggan dapat menikmati listrik kembali.

Sementara itu untuk update pemulihan secara keseluruhan di NTT terhitung pada Sabtu pukul 12.00 WITA, PLN berhasil sebanyak 1.578 gardu telah menyala dan 251.699 pelanggan kembali menikmati aliran listrik.

Kerahkan 723 Personel

PLN terjunkan personel bantu pulihkan listrik di NTT. (Dok PLN)
PLN terjunkan personel bantu pulihkan listrik di NTT. (Dok PLN)

Untuk percepat proses pemulihan listrik di NTT, PLN Group telah mengerahkan sebanyak 723 personel. Sebanyak 163 personel di antaranya berasal dari luar wilayah NTT, yaitu dari Maluku, Makassar, Papua Barat, Jawa Timur, Bali, dan NTB dan akan datang lagi dari Jawa Tengah, Banten, Jawa Barat dan Jakarta.

"Kendala yang kami hadapi saat ini yakni adanya kerusakan pada salah satu tower transmisi 70 kV di section Maulafa - Naibonat yang diakibatkan oleh longsor dimana tower ini merupakan tulang punggung untuk menyalurkan aliran listrik ke Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, dan Kabupaten Belu," ujar Huda.

Dia menuturkan, proses pemulihan akan terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan warga.

"Harapannya, dengan turunnya personel PLN baik dari NTT maupun luar NTT dan ditambah 30 anggota TNI dapat mempercepat pembangunan tower kembali,’’ pungkas Huda.

PLN terus mengimbau kepada masyarakat untuk bersabar dan apabila ada gangguan kelistrikan dapat melapor pada aplikasi PLN Mobile dan Call Center 123.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini