PLN Virtual Charity Run & Ride 2020: Olahraga Sambil Bantu Aliri Listrik ke Pelosok Indonesia

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT PLN (Persero) menggelar Virtual Charity Run & Ride (VCRR) 2020 dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-75. Ajang ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap kesehatan masyarakat sekaligus komitmen untuk menyambungkan listrik hingga ke pelosok negeri.

VP Public Relations PLN Arsyadany Ghana Akmalaputri mengatakan, VCRR menggunakan konsep charity berdasarkan jarak yang ditempuh peserta. Semakin jauh jarak yang ditempuh, maka peserta itu menyumbang donasi besar terhadap penyaluran listrik di Indonesia.

Selain itu, VCRR memiliki tujuan untuk membantu masyarakat menjaga imun tubuh di tengah pandemi Covid-19. Terlebih, olahraga lari dan bersepeda bisa dilakukan secara mandiri, sehingga masyarakat tetap aman ketika olahraga sembari berdonasi.

“Setiap kilometer yang ditempuh peserta bakal dikonversikan menjadi rupiah. Satu km berlari, peserta menyumbang donasi sebesar Rp 40 ribu. Sementara setiap satu km bersepeda, peserta menyumbang donasi sebesar Rp 35 ribu,” jelas Arsya melalui teleconference Zoom, Senin (9/11/2020).

VP Public Relations PLN, Arsyadany Ghana Akmalaputri saat menghadiri virtual press conference PLN Virtual Charity Run & Ride 2020 melalui aplikasi Zoom, Senin (9/11/2020). (Foto: Liputan6.com)
VP Public Relations PLN, Arsyadany Ghana Akmalaputri saat menghadiri virtual press conference PLN Virtual Charity Run & Ride 2020 melalui aplikasi Zoom, Senin (9/11/2020). (Foto: Liputan6.com)

Lebih lanjut, Arsyadany mengatakan setiap energi yang dikeluarkan oleh peserta tidak akan sia-sia. Pasalnya, sudah ada 8.417 masyarakat Indonesia yang merasakan dampak positif VCRR.

Diikuti oleh 12.500 peserta, ajang ini sejatinya telah dilaksanakan sejak 16 Oktober 2020 hingga 1 November 2020 lalu. Hasilnya terkumpul donasi sebsear 61,6 miliar rupiah dalam waktu 17 hari.

“Antusiasme masyarakat begitu besar terhadap VRCC, terbukti dalam waktu 2,5 jam kuota maksimal sebanyak 5 ribu peserta sudah ludes. Karena banyaknya peminat, panitia menambah lagi kuota sebanyak 7.500 peserta yang juga habis dalam wakktu 24 jam,” pungkasnya.

Penulis

Dzaky Nurcahyo

Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Saksikan Video Menarik Berikut Ini