Plt Sekwan Positif COVID-19, Gedung DPRD DKI Di-lockdown

Hardani Triyoga, Anwar Sadat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Hadameon Aritonang dinyatakan positif terinfeksi virus COVID-19. Untuk mencegah penularan virus COVID-19 di DPRD DKI, gedung yang berlokasi di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, itu terpaksa harus ditutup atau lockdown.

Penutupan akses gedung berlaku tiga hari untuk dilakukan sterilisasi dari virus COVID-19. Selama penutupan itu, tak ada aktivitas apa pun dan tidak ada yang keluar masuk gedung DPRD DKI.

"Iya, lockdown tiga hari karena sekwan terkena COVID-19," kata Wakil Ketua DPRD DKI Mohammad Taufik, kepada wartawan, Senin 4 Januari 2021.

Politikus Gerindra itu mengatakan, selain plt sekwan, beberapa anggota DPRD juga terkonfirmasi positif COVID-19. Namun, Taufik enggan merinci siapa saja yang terkena COVID-19.

Taufik mengaku tidak mengetahui pemicu sekwan terkena COVID-19. Begitu dikabarkan Hadameon positif, DPRD DKI langsung diputuskan untuk di-lockdown dan tidak ada aktivitas apa pun agar virus tak meluas.

"Enggak tahu saya, tapi begitu dia positif, kita lockdown (gedung) DPRD-nya," katanya

Taufik memastikan tidak ada kinerja DPRD DKI yang terkendala akibat adanya penutupan gedung ini. Sebab, belum ada agenda rapat penting. "Kebetulan minggu pertama ini belum ada rapat," ujarnya

Sebelumnya, Gedung DPRD DKI sempat lockdown tiga hari pada Juli 2020. Alasannya ada satu staf di Sekretariat DPRD DKI yang dinyatakan COVID-19. Selain itu, beberapa anggota DPRD terkonfirmasi positif COVID-19. (art)