PLTU Jawa 7 Keluarkan Asap Hitam Pekat

Mohammad Arief Hidayat, Yandi Deslatama (Serang)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Asap tebal berwarna hitam membumbung dari lokasi PLTU Jawa 7 di Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu, 20 Maret 2021. Video peristiwa itu menyebar di media sosial.

Ketinggian asap hitam pekat setinggi cerobong PLTU yang berwarna merah putih. Asap itu kemudian menyebar ke sekitar wilayah PLTU Jawa 7 yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 5 Oktober 2017.

Menurut keterangan polisi, kepulan asap hitam pekat terjadi karena adanya gangguan sehingga Unit 2 berhenti beroperasi. "Untuk start up kembali, Unit 2 PLTU membutuhkan auxilary boiler untuk membantu proses pengoperasian," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Serang Kota AKP Mochammad Nandar, melalui pesan elektroniknya.

Di Unit 2 PLTU itu, kata Nandar, terdapat auxiliary boiler, mesin bantu yang berfungsi untuk menghasilkan uap atau steam. Alat itu digunakan pada saat boiler utama start up maupun sebagai uap bantu atau auxiliary steam. Saat itu auxiliary boiler dinyalakan untuk menghasilan auxiliary steam yang digunakan untuk Start Up Unit 2.

"Pada saat pengoperasian auxiliary boiler akan menimbulkan asap tebal di cerobong auxiliary boiler selama dua jam, karena bahan bakar aux boiler mengunakan bahan bakar solar," katanya.

Menurut laporan yang diterima polisi, asap hitam tebal sudah tidak ada lagi sekitar pukul 08.14 WIB, karena komposisi bahan bakar solar dan udara sudah stabil.

Meski begitu, Polres Serang Kota akan menyelidiki dampak dari kepulan yang berpotensi mencemari lingkungan.

PLTU Jawa 7 itu diresmikan pembangunannya oleh Jokowi pada 5 Oktober 2017, bersamaan dengan PLTU Jawa 9 dan 10 dengan total kapasitas 4 ribu mega watt, yang merupakan program listrik 35 ribu mega watt (MW).

Kala itu, Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan PLTU Jawa 7 berkapasitas 2x1.000 MW dengan nilai investasi Rp35 triliun. Pembangunannya dilakukan oleh konsorsium Shenhua Guohua asal China dan PT Pembangkit Jawa Bali.

PLTU Jawa 7 Unit 1 konon menjadi pembangkit listrik berbasis batu bara terbesar di Indonesia yang menggunakan teknologi boiler Ultra Super Critical (USC). Kemudian, kebutuhan batu baranya sebanyak 7 ton per tahun.