Plus-Minus Persib di Seri Pertama BRI Liga 1: Sektor Serang Bikin Ketar-Ketir

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bandung - Persib Bandung menutup seri pertama BRI Liga 1 2021/2022 dengan berada di posisi kelima klasemen sementara BRI Liga 1 2021/2022 dengan raihan poin 10.

Persib Bandung telah melakoni enam pertandingan. Dua laga berhasil dimenangi Persib, saat lawan Barito Putera (1-0) dan Persita Tangerang (2-1).

Pada empat pertandingan lainnya, Maung Bandung mendulang skor imbang secara berturut-turut, yaitu kontra Bali United (2-2), Borneo FC (0-0), Persikabo 1973 (0-0), dan PSM Makassar (1-1).

Dari hasil enam pertandingan itu, pelatih Robert Alberts mendapat kritikan tajam karena dinilai miskin taktik, bahkan tagar #RobertOut ramai didengungkan di media sosial.

Tak hanya itu, lini depan Persib Bandung menjadi sorotan tajam. Belum satu pun gol tercipta dari striker. Lima gol yang diciptakan Persib lahir dari kaki para gelandang seperti Marc Klok, Mohammed Rashid, dan Beckham Putra Nugraha.

Kritikan Tajam

Pemain PSM Makassar, Abdur Rahman (kiri) dan pemain Persib Bandung, Wander Luiz berebut bola dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (02/10/2021) WIB. Kedua tim bermain imbang 1-1. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain PSM Makassar, Abdur Rahman (kiri) dan pemain Persib Bandung, Wander Luiz berebut bola dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (02/10/2021) WIB. Kedua tim bermain imbang 1-1. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Tak heran, kritikan mengarah kepada Wander Luiz dan Geoffrey Castillion karena masih mandul, tidak setajam seperti di Liga 1 2020. Saat itu Wander Luiz bisa menyumbang 4 gol, sedangkan Geoffrey Castillion 2 gol dalam tiga pertandingan.

Wander Luiz masih kesulitan mencetak gol, apalagi Castillion yang belum fit 100 persen. Ia hanya baru tiga kali dimainkan dan satu kali sebagai starter.

Pun dengan Ezra Walian. Pemain naturalisasi kelahiran Belanda tidak terlihat layaknya pemain yang berkualitas, mumpuni, apalagi fisiknya terlihat masih keteteran.

Bahkan pemain sekelas Wander Luiz, Geoffrey Castillion, dan Ezra Walian terlihat keteteran dibanding dua pemain lokal seperti Beckham Putra Nugraha dan Febri Hariyadi. Dua pemain lokal itu terlihat lebih menonjol perannya dibandingkan para pemain asing andalan Robert Alberts.

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts mengakui daya gedor Maung Bandung di enam laga seri pertama BRI Liga 1 tidak maksimal, karena itu di seri dua, pelatih asal Belanda ini menegaskan harus bisa membuat penyerangan lebih efisien, legih agresif, dan tangguh.

Bikin Waswas

Pemain Persib Bandung, Supardi Nasir merayakan gol bunuh diri pemain PSM Makassar dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (02/10/2021) WIB. Kedua tim bermain imbang 1-1. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Persib Bandung, Supardi Nasir merayakan gol bunuh diri pemain PSM Makassar dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (02/10/2021) WIB. Kedua tim bermain imbang 1-1. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Legenda Persib Bandung, Sutiono Lamso, mengaku cukup khawatir dengan kondisi tim asuhan Robert Rene Alberts tersebut, setelah empat kali beruntun hasilnya seri.

Terlebih masih mandulnya lini depan Persib hingga seri pertama selesai, walaupun menurutnya faktor keberuntungan tidak bisa dipungkiri disamping kualitas pemain dalam mencetak gol.

"Harusnya ada bantuan dari pemain lini kedua untuk bisa mencetak gol. Ketika sudah sering menang, maka rasa percaya diri akan muncul," jelas Sutiono.

Striker Persib era 1994-1995 ini tidak setuju jika kesulitan Persib sulit mencetak gol lantaran vakumnya kompetisi selama 1,5 tahun, terbukti Ezechiel N'douassel masih tetap tajam.

"Kalau Eze dan striker lain tidak bisa cetak gol, maka itu menunjukan butuh adaptasi bagaimana seorang striker bisa mencetak gol," ucap Sutiono.

Sementara pengurus Viking Persib Club, Yudi Baduy menyebutkan dalam enam pertandingan yang dilalui Persib memang masih jauh dari ekspetasi dengan skuad yang cukup mumpuni.

"Dari pola permainan juga tidak terlihat dengan level materi pemainnya, dari sisi chemistry dan tentunya hasil ya. Hasil yang paling jadi acuan, tapi kan di luar hasil ada banyak yang buat kami kecewa. Saya hanya berharap di seri dua nanti, Persib lebih termotivasi," tegas Yudi Baduy

Yuk Tengok Posisi Persib

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel