PM Inggris Boris Johnson Puji Sosok Pangeran Philip Semasa Hidup

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, London - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah memberikan penghormatan kepada Pangeran Philip, yang telah meninggal pada usia 99 tahun.

Berbicara dari Downing Street, Johnson berkata: "Dia (Philip) adalah seorang pencinta lingkungan dan sosok.

"Dengan skema penghargaan Duke of Edinburgh, dia membentuk dan mengilhami kehidupan anak muda yang tak terhitung jumlahnya dan di puluhan ribu acara dia memupuk harapan mereka dan mendorong ambisi mereka."

"Kami mengingat Duke untuk semua ini dan di atas segalanya pada dukungannya yang teguh untuk Yang Mulia Ratu," demikian dikutip dari laman Sky News, Jumat (9/4/2021).

Sementara itu, pemimpin Partai Buruh Sir Keir Starmer, berkata: "Inggris telah kehilangan sosol yang luar biasa, Pangeran Philip.

"Pangeran Philip mengabdikan hidupnya untuk negara kita - dari karier yang luar biasa di Angkatan Laut Kerajaan selama Perang Dunia II hingga pengabdiannya selama beberapa dekade sebagai Duke of Edinburgh."

"Namun, dia akan dikenang terutama karena komitmen dan pengabdiannya yang luar biasa kepada Sang Ratu."

"Selama lebih dari tujuh dekade, dia telah berada di sisinya. Pernikahan mereka telah menjadi simbol kekuatan, stabilitas dan harapan, bahkan saat dunia di sekitar mereka berubah."

Ratu Elizabeth II Berduka

Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip merayakan HUT pernikahan ke-25 pada 1972. (Sumber AFP)
Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip merayakan HUT pernikahan ke-25 pada 1972. (Sumber AFP)

Kabar meninggalnya Pangeran Philip, suami dari Ratu Elizabeth II disampaikan oleh Kerajaan Inggris pada Jumat (9/4/2021).

Lewat situs resmi kerajaan Inggris Royal.uk, pihak istana menyampaikan rasa kesedihan dari Ratu Elizabeth II atas berpulangnya Pangeran Philip.

"Dengan kesedihan yang mendalam Yang Mulia Ratu mengumumkan kematian suami tercintanya, Yang Mulia Pangeran Philip, Adipati Edinburgh.

Yang Mulia meninggal dengan damai pagi ini di Kastil Windsor.

Pengumuman lebih lanjut akan dilakukan pada waktunya.

Keluarga Kerajaan bergabung dengan orang-orang di seluruh dunia untuk berduka atas kehilangannya."

Saksikan Video Berikut Ini: