PM Inggris lirik dana talangan terkait risiko Brexit

(Reuters) - Perdana Menteri Boris Johnson sedang menyusun sejumlah rencana dana talangan untuk menopang bisnis jika terjadi Brexit tanpa kesepakatan, menurut The Times.

Pemerintah telah menyusun daftar rahasia pengusaha besar Inggris yang dianggap paling berisiko bangkrut dan sektor konstruksi serta manufaktur yang diperkirakan akan mengalami dampak paling buruk, Times melaporkan.

Michael Gove, menteri pemerintah yang bertanggung jawab atas rencana "Brexit tanpa kesepakatan", mengkonfirmasi untuk pertama kalinya bahwa sejumlah menteri sedang mengupayakan sebuah paket untuk membantu perusahaan-perusahaan yang berisiko, tambahnya. 'Kabinet perang' yang dibentuk Johnson diperkirakan akan membahas rencana dana talangan, yang dikenal "Operation Kingfisher", pekan depan, seperti dilansir The Times.