PM Israel Disuntik Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech

Ezra Sihite, Dinia Adrianjara
·Bacaan 1 menit

VIVA – Perdana Menteri atau PM Israel Benjamin Netanyahu telah menerima suntikan vaksin COVID-19. Netanyahu dan Menteri Kesehatan Israel disuntik dengan vaksin Pfizer-BioNTech dan disiarkan secara langsung dari Medical Center di Ramat Gan.

"Saya minta divaksinasi lebih dulu, bersama Menteri Kesehatan Yuli Edelstein, sebagai contoh pribadi dan mendorong Anda untuk divaksinasi. Ini adalah momen yang sangat mengharukan," kata Netanyahu, seperti diberitakan Al Jazeera pada Minggu 20 Desember 2020.

Netanyahu dan Edelstein masing-masing harus kembali menerima suntikan penguat dalam tiga minggu ke depan, untuk perlindungan optimal dari virus Corona. Nantinya vaksin tersebut akan diluncurkan di 10 rumah sakit dan pusat vaksinasi di sekitar Israel dan akan diberikan kepada petugas kesehatan pada tahap awal.

Selama seminggu, vaksinasi akan diperluas untuk masyarakat umum, dimulai dengan warga yang berusia di atas 60 tahun. Dosis vaksin pertama tiba di Israel pekan lalu, dan tujuannya adalah untuk memberikan 60.000 suntikan per hari.

Israel menandatangani kesepakatan dengan Pfizer untuk memasok delapan juta dosis vaksin yang diperkirakan cukup untuk mencakup hampir setengah dari populasi Israel. Selain itu, Israel juga telah mencapai kesepakatan terpisah dengan Moderna untuk membeli enam juta dosis vaksin.

Berdasarkan angka Kementerian Kesehatan Israel, lebih dari 370 ribu orang dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 sejak negara itu mengonfirmasi kasus pertamanya pada Februari lalu. Lebih dari 3.000 orang telah meninggal, di negara berpenduduk sekitar 9 juta orang tersebut.